Berita

Ketua KPK Firli Bahuri/Net

Hukum

Dugaan Permainan Uang Seleksi Calon Anggota BPK, Firli Bahuri: KPK Beri Perhatian

KAMIS, 09 SEPTEMBER 2021 | 20:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dugaan permainan uang dalam proses seleksi calon anggota BPK yang berjalan di Komisi XI DPR RI telah menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Demikian antara lain disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis malam (9/9).

"Pada suatu peristiwa seperti ini, tentu KPK menaruh perhatian, tetapi juga berdasarkan ketentuan hukum berlaku, fit and proper test tersebut adalah suatu mekanisme milik DPR RI yang digunakan untuk menjalankan kewenangan terlibat dalam penentuan pejabat publik. Seumumnya pada proses itu ada penelitian administrasi; penyampaian visi dan misi; uji kelayakan (fit and proper test); penentuan urutan calon; dan lalu diumumkan kepada publik," kata Firli.


KPK, lanjutnya, telah mengikuti prosesnya dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber. Firli menekankan tugas pokok KPK saat ini adalah pencegahan korupsi. Dia mengatakan KPK bertugas mencegah adanya potensi kesepakatan di bawah meja.

"Sedangkan kami, memiliki tugas pokok pencegahan korupsi yang menyasar seluruh lembaga negara, dan agar tidak terjadi tindak pidana korupsi. Itulah posisi KPK dalam hal ini, prinsip asas-asas umum pemerintah yang baik harus diterapkan, jangan buka potensi kesepakatan (deal). KPK terbuka pada partisipasi publik tentang seluruh proses yang sedang berlangsung ini," pungkas Firli.
 
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad tak mempersoalkan jika KPK ikut mengawasi seleksi calon anggota BPK RI. Menurut Dasco, KPK memang memiliki tugas dan fungsi mengawasi lembaga negara.

"Saya pikir, mungkin tidak usah mendesak-mendesak ya, karena tidak usah didesak pun saya pikir lembaga seperti KPK tentu akan menjalankan tugasnya untuk melakukan pemantauan terhadap, misalnya, yang terjadi ada dinamika-dinamika yang muncul yang mungkin dianggap nanti akan terjadi hal-hal yang tidak sepatutnya, mungkin begitu," kata Dasco di kompleks parlemen, Rabu (8/9).

"Sehingga saya pikir marilah nanti kita sama-sama memantau secara transparan, nanti kita pantau bagaimana hasilnya," imbuhnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya