Berita

Lapas Kelas I Tangerang/Net

Politik

Komisi III DPR Minta Publik Tak Berspekulasi Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang

KAMIS, 09 SEPTEMBER 2021 | 10:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI meminta masyarakat agar tidak berspekulasi terkait kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, Rabu dinihari (8/9).

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar Sari Yuliati ingin agar masyarakat bersabar menunggu hasil investigasi.

"Saya berharap masyarakat tidak berspekulasi atas kejadian kebakaran ini dan menunggu hasil investigasi," katanya kepada wartawan, Kamis (9/9).


Sari turut berduka cita mendalam kepada para keluarga korban. Pasalnya, dalam peristiwa ini setidaknya 43 narapidana meninggal dunia, 41 orang meninggal kemarin, 2 orang lainnya hari ini saat dirawat di RSUD Tangerang.

“Saya menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan atas musibah ini," ucapnya.

Politikus Partai Golkar ini juga menyoroti persoalan overcapacity yang terjadi pada Lapas di Indonesia yang menjadi permasalahan klasik, namun belum juga terurai. Menurutnya, pembenahan masalah ini harus dilakukan dari hulu sampai hilir.

"Permasalahan overcapacity ini kan permasalahan klasik pada Lapas di Indonesia, pembenahan yang serius dari hulu yaitu tentang undang-undang sampai ke hilir dalam bentuk fisik Lapas mutlak dilakukan untuk perbaikan kondisi Lapas ke depannya," demikian Sari.

Telah terjadi kebakaran di  Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten. Penghuni tahanan di Lapas Tangerang sebanyak 2.072 orang. Sedangkan di Blok C2 yang dilalap api dihuni oleh 122 orang.

Dalam peristiwa ini 41 warga binaan tewas, delapan orang dirawat di RSUD Tangerang, dan puluhan lainnya luka-luka. Hari ini, tiga orang yang dirawat di RSUD Tangerang meninggal dunia. Dengan demikian, total korban tewas menjadi 44 orang.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya