Berita

Pria pembentang poster saat kunjungan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Pria Bentang Poster di Blitar, Mardani: Dia Tak Menghina Presiden Kenapa Ditangkap?

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 21:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seorang pria membentangkan sebuah poster bertuliskan permohonannya kepada Presiden Joko Widodo untuk membantu para peternak agar dapat membeli jagung dengan harga murah pada saat kunjungan presiden ke makam Bung Karno di Blitar.

Pria tersebut lantas digelandang oleh aparat. Akibat tindakan ini memancing kecaman dari masyarakat atas arogansi aparat tersebut.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyampaikan, sikap arogansi yang dikeluarkan oleh aparat tersebut seharusnya tidak perlu terjadi. Pasalnya, peternak tersebut tidak sedang menghina presiden melainkan menyampaikan aspirasinya sebagai rakyat kecil yang kesulitan mendapatkan jagung untuk ternak mereka.


"Ada peternak kita minta dibantu, dia minta tolong ke presidennya dengan kalimat Sederhana dan penting. dia tidak menghina Presiden Jokowi. Kenapa ditangkap ?”tegas Mardani lewat akun media sosialnya, Rabu (8/9).

Anggota Komisi II DPR RI ini mengatakan bahwa apa yang disampaikan rakyat kecil tersebut perlu didengar langsung oleh pemerintah. Menurutnya, dengan adanya peternak yang berani menyampaikan aspirasinya di hadapan Jokowi langsung untuk menolong pemerintah.

“Seharusnya negara itu hadir untuk petani dan peternak. Kalau mereka bersuara itu semata-mata untuk menolang pemerintah, sikap abs itu menjadi musuh bagi pemeirntah,” tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya