Berita

Menko Polhukam saat tinjau lokasi Lapas Tangerang yang tebakar/RMOL

Hukum

Lapas Tangerang Terbakar, Pemerintah Didesak Perbaiki Kondisi Penjara Indonesia

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 20:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Insiden terbakarnya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten yang menewaskan 41 orang harus menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah khususnya Kementerian Hukum dan HAM.

Evaluasi dari insiden yang melukai puluhan warga binaan penjara bertujuan agar peristiwa serupa tidak terjadi kembali.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyampaikan ucapan bela sungkawanya kepada seluruh keluarga korban.


Menurutnya, kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang Banten tersebut merupakan pelanggaran HAM.

“Ini bukan kejadian kebakaran biasa, tapi juga masalah hak asasi manusia. Kejadian ini semakin menunjukkan urgensi untuk mengatasi masalah penjara di Indonesia yang sarat pelanggaran hak-hak asasi manusia,” tegas Usman, Rabu (8/9).

Usman menambahkan, pelanggaran HAM terhadap para tahanan dan terpidana tercermin pada tempat atau kondisi dalam penjara yang sesak dan mengancam hidup dan kesehatan.

"Mereka juga manusia yang berhak atas kondisi penjara yang layak dan hak atas esehatan,” imbuhnya.

Anggota Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia RBA menegaskan, semua tahanan berhak diperlakukan secara manusiawi dan bermartabat.

Dalam pandangan Usman, tempat penahanan harus menyediakan ruang, penerangan, udara, dan ventilasi yang memadai.

"Kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Kapasitas penjara yang terbatas dengan jumlah penghuni yang berlebihan adalah akar masalah serius dalam sistem peradilan pidana di Indonesia,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya