Berita

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono/Repro

Kesehatan

Jangan Terlena Kasus Covid-19 Menurun, Ada Varian MU yang Kebal Vaksin

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 01:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kasus Covid-19 yang sudah mulai menurun bukan berarti bisa dianggap sebagai suatu keadaan normal, di mana masyarakat bisa beraktivitas di luar rumah secara normal.

Pasalnya, Kementerian Kesehatan masih mencatat pertambahan kasus positif Covid-19, yang artinya masih terjadi potensi penularan virus di lingkungan masyarakat.

Bahkan yang teranyar, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono menyebutkan satu varian baru virus Covid-19.


Dalam jumpa pers bersama Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Koordinator PPKM luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto, Dante mengungkapkan virus varian baru ini kebal alias tidak bisa dicegah penularannya meski seseorang sudah divaksin.

"Salah satu mutasi selain varian Delta yang kita alami, sudah ada varian MU," ujar Dante dalam jumpa pers virtual yang diselenggarakan pada Senin malam (6/9).

Akan tetapi, concern virus Covid-19 varian MU ini ada pada laboratorium, dan dari sisi penyebaran tidak sedahsyat varian Delta yang mengantam India dan juga Indonesia pada pertengahan Juni hingga akhir Juli.

"Concern varian ini secara laboratorium itu mempunyai resistensi terhadap vaksin, dalam konteks laboratorium, bukan epidemiologis. Tapi penyebarannya tidak sehebat varian Delta," ucapya.

Maka dari itu, Dante mengingatkan masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin saat beraktivitas. Karena menurutnya, vaksinasi Covid-19 bukan kunci utama dari langkah pencegahan penularan virus.

"Bahwa menurunnya kasus ini bukan membuat kita terlena, akan tetapi ini saatnya kita penguatan ketahanan medis, itu penting," demikian Dante.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya