Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Pangi: Kita Pernah Trauma dengan Otoriter, Keberhasilan Anies Jaga Demokrasi Jadi Nilai Tambah

SENIN, 06 SEPTEMBER 2021 | 08:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keberhasilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempertahankan predikat kota paling demokratis milik ibukota selama empat kali berturut-turut, bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi partai politik dalam mempersiapkan calon pemimpin pada gelaran Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, salah satu alasan kuatnya adalah rasa trauma bangsa Indonesia ketika dipimpin oleh pemimpin otoriter.

"Kita pernah trauma dengan pemimpin yang otoriter dan represif," katanya.


Sehingga, kata Pangi, ketika ada figur seperti Anies Baswedan yang mempu merawat keberlangsungan demokrasi di DKI Jakarta, maka hal ini pun menjadi satu nilai tambah bagi figur pemimpin.

"Kita hormat pada pemimpin yang demokratis dan menghargai kebebasan berpendapat, berekspresi, dan berkumpul (freedom of spech and freedom of exspression),” terangnya.

Indeks Demokrasi Provinsi DKI Jakarta kembali menjadi tertinggi dalam rilis Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Badan Pusat Statistik (BPS). Prestasi ini menjadi yang keempat kali sejak 2017 di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

Berdasarkan data BPS, IDI Provinsi DKI Jakarta menduduki peringkat satu secara nasional dengan nilai indeks sebesar 89,21.

Nilai IDI DKI Jakarta tahun 2020 mengalami peningkatan sebesar 0,92 poin dibanding tahun 2019 yang sebesar 88,29.

Menduduki posisi pertama provinsi paling demokratis, nilai IDI DKI terus bertumbuh, yakni 84,73 pada 2017 dan 85,08 pada 2018.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya