Berita

Foto Disway

Dahlan Iskan

Taliban 1.0,5

SENIN, 06 SEPTEMBER 2021 | 05:52 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

Ternyata tidak ada Taliban 2.0. Tapi juga bukan lagi Taliban 1.0.

Hari Minggu kemarin (5/9) keluar satu peraturan baru dari Taliban: mahasiswi dan siswi harus mengenakan nigab. Dipasangkan dengan abaya. Dengan demikian pakaian wajib mereka adalah jenis yang hanya kelihatan mata itu.

Berita baiknya: mereka boleh sekolah. Bahkan sekolah-sekolah swasta itu harus sudah dimulai hari Senin ini.


Di Afghanistan, Covid-19 memang bukan isu besar. Jumlah yang terkena Covid hanya 159.000. Urutan ke 95 (Indonesia urutan ke-13). Penambahan tiap harinya hanya sekitar 120 orang. Total yang meninggal 7.000. Tambah 11 orang sehari kemarin.

Ada yang bersyukur: Taliban berubah-sedikit. Ada juga yang mengecam: masih juga Taliban.

Peraturan lainnya adalah: kelas wanita harus terpisah dari kelas laki-laki.

Kelas wanita harus selesai lima menit lebih awal. Setelah yang wanita meninggalkan gedung barulah yang laki-laki ke luar kelas.

Berita baiknya: mereka boleh satu gedung. Hanya dibedakan kelasnya. Tidak harus sekolah khusus wanita. Sebelum ini, di daerah-daerah, pun di zaman pendudukan Amerika, banyak sekolah wanita juga di gedung terpisah. Misalnya seperti yang dijelaskan oleh Abdul Wali, mahasiswa Afghanistan yang kuliah di Institut KH Abdul Chalim, Pacet, Jatim.

Di daerah-daerah, kewajiban berpakaian nigab itu tidak mengejutkan. Itulah pakaian sekitar 30 persen wanita di Afghanistan. Bahkan yang 30 persen lagi masih burgah-yang wajahnya diberi penutup total itu. Sedang yang 60 persen pakai jilbab.

Menurut peraturan itu, guru kelas wanita juga harus wanita.

Berita baiknya: kalau tidak ditemukan guru wanita dibolehkan guru laki-laki. Dengan syarat: sudah tua dan punya track record kelakuan yang baik. Tidak dijelaskan umur berapa yang dimaksud tua. Berarti orang seperti saya boleh dipakai.

Taliban juga telah mengikat saya untuk bangun jam 02.30 tiap hari. Sepuluh atau 15 menit kemudian saya sudah mengikuti perkembangan Afghanistan lewat media-media di Pakistan. Soal sekolah itulah perkembangan terbarunya. Arah Afghanistan mulai kelihatan. Saya merasa bersyukur keliling Pakistan selama sebulan -menjelang pandemi lalu. Di sanalah saya bertemu banyak orang Pastun dan Hazara. Hanya sayangnya, saat itu, saya gagal menyeberang perbatasan.

Apa pun, sekolah di Afghanistan mulai dibuka. Sekolahlah yang akan membawa kemajuan dan perubahan. Meski perlu waktu. Internet yang akan mempercepatnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya