Berita

Pengamat militer dari Universitas Pertahanan, Susaningtyas Nefo Handayani Kertapati/Net

Politik

Susaningtyas Kertapati: Pada Kenyataannya, Taliban Tidak Punya Keinginan Khilafah

MINGGU, 05 SEPTEMBER 2021 | 11:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kelompok Taliban akan kesulitan mengurus ekonomi Afghanistan jika bercita-cita membentuk sistem khilafah di muka bumi.

Di satu sisi, Taliban yang secara de facto berkuasa di Kabul juga harus memastikan arah kepemimpinan mereka tidak radikal.

Begitu pesan dari pengamat militer dari Universitas Pertahanan, Susaningtyas Nefo Handayani Kertapati dalam diskusi virtual bertajuk “Taliban Bermuka Dua ke Indonesia?”, Minggu pagi (5/9).


“Kalau dengan sistem khilafah tentu akan sangat sulit membentuk kepemimpinan yang absolut itu yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Nuning, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa sejumlah sumber sejauh ini menyebut bahwa Taliban berbeda dengan ISIS dan kelompok lain yang bercita-cita mendirikan sistem khilafah. Taliban kini sedang mencontoh sistem tata negara yang dimiliki Iran.

“Pada kenyataannya sekarang ini kan saya mendengarnya bahwa Taliban tidak lagi memiliki keinginan dan cita-cita khilafah, seperti halnya kaum radikal yang ada di negara kita melainkan sudah mencontoh Iran,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya