Berita

Polres Metro Jakarta Barat gandeng DEA untuk mengungkap kasus narkoba jaringan internasional/RMOL

Presisi

Polres Jakbar Gandeng DEA Telusuri Jejak 2 WNA Peracik Sabu di Karawaci

SABTU, 04 SEPTEMBER 2021 | 22:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Temuan jaringan narkoba internasional yang baru saja diungkap Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terus ditelusuri hingga ke akar-akarnya.

Guna mengungkap hingga tuntas, polisi kini menggandeng Drugs Enforcemnet Agency (DEA) untuk menelusuri jejak perlintasan jaringan narkoba internasional ini. Hal ini sebagai tindak lanjut dari penggerebekan laboratorium sabu di salah satu rumah mewah yang berada di Karawaci, Tangerang, Banten.

"Kami akan bekerja sama dengan DEA karena ini merupakan jaringan narkoba internasional," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo saat dikonfirmasi, Sabtu (4/9).


Dukungan DEA diharapkan mampu membuka titik terang terungkapnya kasus ini. Sebab Ady menjelaskan, dalam pengungkapan pabrik sabu ini para tersangka merupakan warga negara asing (WNA) asal Iran.

Dalam praktiknya, kedua pelaku memperoleh bahan baku ini dari luar negeri dan memprosesnya kembali di Indonesia.

"Jadi ini merupakan sindikat narkoba jaringan internasional asal Iran," kata Ady.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Danang Setiyo menjelaskan, keterlibatan DEA dalam pengungkapan diharapkan mampu menelusuri jejak para pelaku di luar Indonesia.

"Kami akan telusuri dan pelajari bagaimana pola dan sistem mereka (pelaku) bisa lolos sampai ke Indonesia bahan baku ini," ujar Danang.

Dalam operasi ini, polisi mengamankan dua orang pelaku terkait pengungkapan pabrik narkoba di komplek perumahan mewah di Karawaci Tangerang pada Rabu malam (1/9).

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya