Berita

Duta Besar Lithuania untuk China, Diana Mickevičienė/Net

Dunia

Diusir China Sejak Agustus, Dubes Lithuania Akhirnya Angkat Koper dari Beijing

SABTU, 04 SEPTEMBER 2021 | 09:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lithuania akhirnya menarik pulang duta besarnya dari Beijing, di tengah perselisihan mengenai kantor perwakilan pertama negara itu di Taiwan.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Lithuania mengatakan bahwa mereka telah menarik duta besarnya menyusul langkah Beijing bulan lalu yang mendesak agar perwakilan Lithuania segera angkat kaki.

"Duta Besar Lithuania untuk China, Diana Mickevičienė, dipanggil untuk konsultasi pada 4 September, menyusul pernyataan China pada 10 Agustus," bunyi pernyataan kementerian, seperti dikutip dari Euro News, Sabtu (4/9).


Namun begitu, kantor Kedutaan Besar Lituania di Beijing tetap beroperasional seperti biasa, tambah kementerian itu.

Kemarahan Beijing berawal saat pemerintah koalisi Lituania mendukung Taiwan yang memperjuangkan kebebasannya dan mengijinkan pulau yang diakui China itu membuka kedutaan de-facto di Lituania dengan nama sendiri untuk pertama kalinya, bukan 'Kantor Perwakilan Taipei' seperti yang selama ini dilakukan.

Seperti dikonfirmasikan Taiwan pada Juli bahwa kedutaannya itu akan menyandang nama 'Kantor Perwakilan Taiwan'. Ini adalah kali pertama nama 'Taiwan' digunakan di Eropa untuk memasukkan nama negara tersebut.

Langkah itu membuat marah China. Beijing kemudian  menarik pulang utusannya dari Vilnius, dan menuntut Lithuania untuk mengambil tindakan yang sama.

Vilnius telah menyatakan penyesalannya atas tindakan China dan menekankan bahwa sambil menghormati prinsip 'satu China', mereka siap untuk mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan dengan Taiwan.

Sebagai bentuk dukungan dan solidaritas pada rekan Lithuania-nya yang akan pergi dari Beijing, wakil duta besar Uni Eropa untuk China, Tim Harrington, berbagi foto bersama di Twitter yang menunjukkan puluhan diplomat Uni Eropa yang berkumpul.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya