Berita

Kepala Kebijakan Luar Negeri Josep Borrell/Net

Dunia

Uni Eropa ke Taliban: Siap Kerja Sama Bukan Berarti Mengakui Pemerintahan Baru Afghanistan

SABTU, 04 SEPTEMBER 2021 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meski menyatakan siap untuk terlibat dalam sejumlah kerja sama bersama Taliban, Uni Eropa sepertinya masih belum mau mengakui pemerintahan baru di Afghanistan.

Hal itu tersirat dari pernyataan Kepala Kebijakan Luar Negeri Josep Borrell dalam konferensi pers Jumat (3/9) waktu setempat.

Secara terang-terangan Borell mengatakan bahwa dia memang siap untuk terlibat dengan Taliban, tapi hanya untuk mendukung penduduk Afghanistan. Dan bahwa dialog dengan kelompok itu tidak berarti pengakuan terhadap pemerintahnya, melainkan hanya berupa keterlibatan operasional.


"Keterlibatan seperti itu akan meningkat tergantung pada kondisi tertentu dan bagaimana Taliban bertindak sebagai pemerintah," kata Borell, seperti dikutip dari RT.

Borrell juga mengatakan bahwa Afghanistan tidak boleh berfungsi sebagai basis ekspor terorisme ke negara lain.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab telah mengambil sikap serupa dengan Brussel.

Berbicara dalam konferensi pers di Pakistan pada hari Jumat, Raab dengan tegas menyatakan bahwa Inggris tidak akan mengakui Taliban sebagai pemerintah Afghanistan yang sah, tetapi akan berkomunikasi dengan Kabul karena hal itu diperlukan untuk membantu orang melarikan diri.

Beijing, sementara itu, telah dijuluki "mitra utama" kelompok itu oleh juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia La Repubblica pada hari Rabu, mengutip rencana China untuk berinvestasi di Afghanistan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya