Berita

Epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono/Net

Kesehatan

Penanganan Wabah Tak Bisa Tambal Sulam, Pandu Usul Jokowi Buat CDC Lengkap dengan Ahli Intelijen Epidemik

SABTU, 04 SEPTEMBER 2021 | 02:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Desakan agar pemerintah membentuk Badan Penanggulangan Wabah seperti Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat terus menguat dan disuarakan publik di bidang kesehatan.

Pesan yang sama disampaikan Epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono, seperti disampaikan Ilmuwan Indonesia yang merupakan pakar sosiologi bencana dari Nanyang Technological University, Sulfikar Amir.

Pandu Riono meminta Presiden Joko Widodo untuk bisa melegalisasi pembentukan badan penanggulangan bencana seperti CDC Amerika Serikat. Karena menurutnya, untuk menangani pandemi harus dilakukan dengan benar dan tidak asal.


"Pak Jokowi, Indonesia harus memiliki Badan Penanggulangan Wabah seperti CDC karena upaya penanggulangan dan Pencegahan wabah tidak bisa tambal-sulam," ujar Pandu melalui akun Twitternya, Jumat (3/9).

Bahkan, Pandu juga menyarankan agar pembentukan badan penanggulangan bencana yang tidak hanya mirip dengan CDC besutan negeri Paman Sam, tapi di dalamnya juga perlu di masukkan pakar atau ahli dibidang intelejen kesehatan.

"Perlu tim epidemiologist yang mendalami intelijen epidemik dan bisa menjalin kerjasama internasional," tutup Pandu.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya