Berita

Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta, Muhamad Taufik Zoelkifli/Net

Politik

Interpelasi Formula E Bikin Tugas DPRD Jakarta Berantakan

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 17:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Interpelasi Formula E yang digulirkan fraksi PDI Perjuangan dan PSI DPRD DKI Jakarta telah membuat tugas dewan yang bermarkas di Kebon Sirih menjadi berantakan.

Demikian disampaikan Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta, Muhamad Taufik Zoelkifli, saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (3/9).

"Gara-gara ribut mau interpelasi Gubernur banyak tugas dan kewajiban DPRD DKI yang terabaikan," kata Taufik.


Tugas yang dimaksud antara lain pembahasan perubahan APBD 2021, menyusun rancangan APBD 2022, serta  program penanganan Covid-19.

"Padahal itu menyangkut hajat hidup orang banyak," sambung pria yang akrab disapa MTZ ini.

Saat ini juga, banyak agenda dewan tertunda dan harus segera diselesaikan seperti pembahasan Perda Covid-19, Perda RDTR dan Zonasi, Revisi RPJMD, Reses, Sosialisasi Perda, dan kunjungan kerja.

Adapun peta politik di Kebon Sirih terdapat 10 partai di DPRD DKI. Mereka adalah PDIP (25), Gerindra (19), PKS (16), Demokrat (10), PAN (9), PSI (8), NasDem (7), Golkar (6) dan PKB digabung dengan PPP (6). Sejauh ini, baru PSI dan PDIP yang tetap mengajukan interpelasi. Syarat interpelasi belum terpenuhi untuk dijalankan karena belum memenuhi kourum 50 persen plus 1 anggota DPRD.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya