Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Filipina Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin Moderna untuk Remaja 12 Hingga 17 Tahun

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 15:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Remaja Filipina usia 12 hingga 17 tahun sudah diperbolehkan melakukan vaksinasi dengan vaksin Moderna setelah Badan Obat dan Makanan (FDA) Filipina mengijinkan penggunaan darurat untuk vaksin buatan AS untuk kelompok usia tersebut.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal FDA Eric Domingo pada Jumat (3/9) waktu setempat.

Domingo juga mengatakan setelah mendengar pendapat para ahli pemerintah menyatakan bahwa manfaat vaksin lebih besar daripada risikonya, terutama untuk melawan Covid-19 varian Delta yang banyak menyerang anak-anak.


"Dengan varian Delta yang mempengaruhi banyak anak, para ahli melihat bahwa manfaat menggunakan vaksin lebih besar daripada risikonya," katanya, seperti dikutip dari Inquirer.

Moderna adalah vaksin Covid-19 kedua yang diberikan persetujuan oleh Pemerintah Filipina untuk digunakan pada remaja. FDA sebelumnya mengizinkan penggunaan vaksin Pfizer untuk anak berusia 12 hingga 15 tahun.

Domingo mengatakan para pemberi vaksin hanya harus berhati-hati terhadap kasus peradangan jantung yang sangat jarang , yang sebagian besar terjadi pada pria yang lebih muda.

Selain Pfizer dan Moderna, vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac China juga berusaha mendapatkan persetujuan untuk penggunaannya pada anak-anak berusia 3 hingga 17 tahun.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya