Berita

Anggota Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron/Net

Politik

Fraksi Demokrat: Tidak Tepat Membahas RUU IKN Saat Pandemi

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 14:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rancangan UU (RUU) Ibu Kota Negara (IKN) tidak tepat dibahas di saat pandemi Covid-19 masih terjadi di Indonesia. Apalagi, kasus Covid-19 belum bisa dipastikan terkendali dengan baik untuk jangka yang panjang.

Begitu kata anggota Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron yang mengurai bahwa RUU IKN memang sudah selesai dibahas di tingkat kementerian lembaga negara. Saat ini, hanya menunggu surat Presiden Joko Widodo untuk mengajukan draf tersebut ke DPR RI.

Namun demikian, Herman Khaeron menilai pengajuan dan pembahasan RUU IKN sebaiknya ditunda untuk sementara waktu.


"Waktunya tidak tepat untuk membahas saat ini," ujar Herman Khaeron kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/9).

Dia menekankan, bahwa pada dasarnya pemerintah punya hak mengajukan pembahasan satu undang-undang. Tetapi, tema dan waktu harus menyesuaikan dengan kondisi terkini.

"Kalau memang pemerintah akan mengajukan RUU IKN, itu bagian dari pemerintah juga dapat mengusulkan UU," katanya.

Partai Demokrat, lanjutnya, sejak awal sudah menegaskan bahwa RUU IKN harus ditunda. Sementara waktu pemerintah harus fokus menangani pandemi Covid-19 beserta dampaknya.

"Sejak awal kami berpandangan bahwa sebaiknya fokus dulu terhadap pengendalian Covid-19 dan penanganan dampaknya khususnya ekonomi rakyat," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya