Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

India dan Kolombia Bakal Teken MOU Kerja Sama Luar Angkasa

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 12:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Akhir pekan ini, pemerintah India dan Kolombia akan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama dalam eksplorasi dan penggunaan Luar Angkasa untuk Tujuan Damai.

Kabar itu disampaikan sumber diplomatik terkemuka kepada Financial Express Online yang dirilis pada Kamis (2/9).

“India dikenal karena industri luar angkasa dan kemajuan teknologinya, oleh karena itu Kolombia sangat tertarik untuk menerima kerja sama di bidang ini," katanya.


Komisi Luar Angkasa Kolombia bersama dengan Kementerian Sains dan Teknologi dan Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) telah berdiskusi mengenai rancangan MoU tersebut.

MoU kemungkinan akan mencakup beberapa sektor, seperti: Penginderaan jauh,  komunikasi satelit dan navigasi berbasis satelit, ilmu luar angkasa dan eksplorasi planet.

Selain itu juga ada pemantauan, pencegahan dan pengurangan sampah antariksa,  pengoperasian pesawat ruang angkasa dan  aplikasi praktis teknologi ruang angkasa, termasuk alat dan teknik geospasial, dan bidang kerja sama lainnya.
“Tujuannya adalah untuk mengarahkan dan mengatur sektor ini untuk kemajuannya dan meluncurkan kebijakan jangka panjang, di mana eksplorasi luar angkasa memiliki hubungan penting dengan Penelitian dan Pengembangan," kata diplomat yang tidak mau disebutkan namanya itu.

India memiliki pengalaman dan melakukan Penelitian dan Pengembangan dalam eksplorasi luar angkasa yang membuka berbagai bidang untuk pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian dan tentu saja kemajuan teknologi, menurutnya.

Selain India, Kolombia juga sedang merundingkan MoU dengan Brazil untuk kerjasama di luar angkasa.

Pada 28 November 2018, satelit nano pertama (dan satu-satunya) Kolombia diluncurkan ke luar angkasa dari Pusat Luar Angkasa Satish Dhawan, di Sriharikota, India, dengan Kendaraan Peluncuran Satelit Kutub oleh ISRO.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya