Berita

Truk milik tentara Iran yang mengangkut Humvee AS yang diambil dari Afghanistan di jalan raya yang menghubungkan pusat kota Semnan ke kota Garmsar, tenggara ibukota Teheran/Net

Dunia

Kendaraan Militer AS yang Digunakan Tentara Afghanistan, Terlihat Ada di Iran

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 11:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah kendaraan lapis  baja militer Amerika Serikat, yang diduga bekas digunakan  tentara Afghanistan sebelum Taliban mengambil alih kendali negara itu, terlihat ada di negara tetangganya Iran.

Dari beberapa gambar yang sudah beredar di Twitter pada Rabu (1/9), nampak truk milik tentara Iran mengangkut Humvee AS, di jalan raya yang menghubungkan pusat kota Semnan ke kota Garmsar, tenggara ibukota Teheran.

Salah satu gambar diunggah oleh Bismillah Mohammadi, Menteri Pertahanan Afghanistan sebelum pengambilalihan Taliban. Dalam cuitannya dia menyebut Iran sebagai tetangga yang buruk bagi Afghanistan.


"Hari-hari buruk Afghanistan tidak akan berlangsung selamanya," tambahnya dalam tweet yang sama.

Sejak menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, Taliban telah menguasai harta karun berupa peralatan militer yang telah diberikan kepada pemerintah Afghanistan oleh AS. Belum ada angka pasti untuk jumlah peralatan militer AS yang telah disita Taliban sejak menguasai negara itu bulan lalu.

Namun, di Washington telah muncul kekhawatiran bahwa senjata yang disita oleh Taliban itu bisa saja  diserahkan kepada musuh AS atau digunakan untuk menyerang kepentingan AS di kawasan itu.

Iran sendiri adalah salah satu negara yang mengaku senang dengan penarikan AS dari Afghanistan. Mereka telah mengisyaratkan bahwa sikapnya terhadap Taliban akan tergantung pada perilaku kelompok itu.

“Sifat hubungan kita dengan pemerintah tergantung pada sifat hubungan mereka dengan kita,” kata Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pada hari Sabtu.

Kenneth McKenzie, komandan Komando Pusat AS (CENTCOM), mengatakan pada hari Selasa bahwa pasukan AS mendemiliterisasi peralatan sebelum mereka benar-benar ditarik dari Afghanistan, yang membuat marah Taliban.

Gambar-gambar yang beredar pada Rabu belum dipastikan keasliannya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya