Berita

Presiden Joe Biden/Net

Dunia

Ketahuan Berbohong Soal Kunjungan ke Sinagog, Biden Dibully Partai Republik

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 10:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Putra tertua mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada Jumat pagi (3/9) WIB, me-retwett cuitan dari Arthur Schwartz, salah satu penasihat hukum Partai Republik, sekaligus orang kepercayaan keluarga Trump, yang sempat menjadi kehebohan di washington.

Dalam cuitan yang itu, Schwartz mengatakan bahwa Presiden Joe Biden telah menebarkan kebohongan, sambil memposting cuplikan video pidato Biden.

"Inilah Joe Biden, mengatakan bahwa ia mengunjungi sinagoga Tree of Life setelah pembantaian di sana. Direktur eksekutif sinagoge mengatakan Biden berbohong, dia tidak pernah berkunjung."


Cuitan itu muncul untuk menanggapi pidato Biden pada Kamis (2/9) waktu setempat yang mengklaim bahwa ia banyak menghabiskan waktu di sinagoga yang merupakan lokasi serangan teroris supremasi kulit putih yang menewaskan 11 orang pada 2018.

“Saya ingat menghabiskan waktu di..., Anda tahu, ehm..., pergi ke..., sinagoga Pohon Kehidupan, berbicara dengan mereka,” kata Biden dalam pidato virtual 16 menit menjelang hari raya Yahudi, Rosh Hashanah dan Yom Kippur.

Tak lama setelah pidato virtual itu. orang-orang di sinagoge mengatakan kepada The Post bahwa Biden tidak pernah mengunjunginya bahkan dalam beberapa tahun terakhir.

Direktur eksekutif Tree of Life, Barb Feige, mengatakan Biden tidak mengunjungi sinagoga dalam hampir tiga tahun sejak serangan anti-Semit itu.

Lewat percakapan telepon, Feige yang menjabat sejak Juli 2019, mengatakan dengan tegas bahwa Biden tidak berkunjung, bahkan sebelum ia menjabat.

Pengungkapan itu menimbulkan kehebohan di dalam tubuh Partai Republik serta orang-orang Sinagog.

Tanggapan juga datang dari Koalisi Yahudi Republik (RJC) yang mengatakan bahwa Biden secara terang-terangan telah berbohong.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya