Berita

Bandara Hamid Karzai pada tahun 2015/Net

Dunia

Bersama Turki dan Qatar, Belanda Siap Kucurkan Dana Rp 17 Miliar Bantu Rekonstruksi Bandara Kabul

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 08:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belanda siap mengucurkan dana untuk membantu membangun kembali bandara Kabul, yang rusak parah. Menlu Belanda Sigrid Kaag menyatakan bahwa Belanda tidak sendiri, ada Turki yang juga siap membantu.

Pernyataan itu keluar setelah Kaag melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavuoglu di Ankara, Kamis (2/9).

Kaag mengatakan bantuan itu akan berupa personel dan dana sebesar 1 juta euro (sekitar 17 miliar rupiah), yang dianggap penting untuk melanjutkan proses yang memungkinkan lebih banyak orang untuk keluar dari Afghanistan.


“Kami sedang menyelidiki apakah kami dapat menyediakan sumber daya dan mungkin juga orang,” kata Kaag di Ankara pada hari Kamis usai pertemuannya dengan Cavusoglu, seperti dikutip dari NL Times, Jumat (3/9).

Menlu Belanda berada di Turki untuk membahas situasi terkini di Afghanistan setelah mengunjungi Qatar dan Pakistan awal pekan ini. Delegasi Belanda dilaporkan berbicara langsung dengan perwakilan Taliban selama singgah di Doha.

Kaag mengatakan Belanda ingin bekerja sama dengan Turki dan Qatar untuk membuka kembali Bandara Hamid Karzai, Kabul

“Kami ingin melakukan segala yang kami bisa untuk mendukung negara-negara yang berkomitmen terhadap keamanan, dan yang ingin memungkinkan akses ke bandara lagi,” ujarnya.

Tujuannya, kata dia, untuk memudahkan evakuasi lanjutan warga Belanda dan warga Afganistan yang ingin dibawa ke Belanda.

Ada sebanyak 16.000 orang yang ingin meninggalkan Afganistan menuju Belanda, termasuk beberapa yang  tertinggal  saat Belanda terpaksa  menghentikan misi evakuasinya  dua pekan lalu.

Qatar dan Turki sama-sama membantu Belanda mengevakuasi lebih dari 2.500 orang sebelum bandara Kabul ditutup oleh Taliban. Misi diplomatik Belanda ke Afghanistan untuk sementara dipindahkan ke Doha.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya