Berita

Anggota staf menurunkan vaksin China Sinopharm di Bandara Internasional Islamabad 11 Agustus 2021/Net

Dunia

110 Juta Dosis Vaksin Sinovac dan Sinopharm untuk Program COVAX Siap Meluncur dari China

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 07:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 110 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac dan Sinopharm sudah disiapkan pemerintah China untuk membantu program COVAX yang digagas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin menyampaikan hal itu dalam sebuah pernyataan pada Kamis (2/9).

Menurutnya, China akan terus memberikan vaksin kepada WHO dalam jangka panjang sebagaimana diuraikan dalam kesepakatan baru-baru ini yang telah dicapai oleh kedua belah pihak.


"China selalu aktif terlibat dalam program Akses Global Vaksin Covid-19 (COVAX) WHO, dan berkomitmen untuk mempromosikan aksesibilitas dan keterjangkauan suntikan di negara-negara berkembang," ujarnya, seperti dikutip dari Global Time.

Sebuah dokumen WHO yang dilaporkan Reuters menunjukkan vaksin yang akan diproduksi China pada akhir Oktober itu sebagian besar akan dikirimkan ke negara-negara Afrika dan Asia.

"Mereka termasuk dalam kelompok pengadaan program COVAX Juli ini, dan akan menyediakan 110 juta dosis untuk program pada akhir Oktober, yang akan dialokasikan ke negara-negara sesuai dengan kebutuhan mereka," kata Wang.

"Gelombang pertama dari sekitar 9 juta dosis vaksin China yang diberikan kepada COVAX tiba di Pakistan dan Bangladesh pada awal Agustus," ujarnya .

Sebanyak 30 juta dosis lainnya akan dikirim ke Aljazair, Pantai Gading, Niger, Kirgistan, Venezuela dan negara berkembang lainnya dalam waktu dekat.

Xi Jinping dalam pesan tertulis pada pertemuan pertama forum internasional tentang kerja sama vaksin Covid-19 menyebutkan, selain siap menyediakan 2 miliar dosis vaksin, China juga menawarkan 100 juta dolar AS kepada COVAX.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya