Berita

Geizs Chalifa/Net

Politik

Sindir Para Pendukung Interpelasi Anies, Geisz: Rakyat Lapar Malah Disuruh Nonton Baliho

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 19:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebanyak 33 anggota DPRD DKI Jakarta ramai-ramai mengajukan hak interpelasi terkait penyelenggaraan Formula E yang rencananya digelar Juni tahun depan. Para pengusung interpelasi ini terdiri dari 8 anggota Fraksi PSI dan 25 orang Fraksi PDI Perjuangan.

Menurut pegiat sosial Geisz Chalifah, narasi yang diembuskan sebagian anggota dewan yang menggulirkan interpelasi adalah, lebih baik anggaran Formula E dialihkan untuk urusan perut rakyat.

"Anggota DPRD: Udah tahu rakyatnya lapar kok suruh nonton balap mobil," ungkap Geisz Chalifah menirukan ucapan salah seorang anggota Dewan Kebon Sirih pendukung interpelasi lewat akun Twitter-nya, Kamis (2/9).


Geisz justru balik menyindir partai pendukung Formula E yang diketahui gencar memasang baliho bernuansa "Capres" dan salah satu anak buahnya yang bekas Menteri Sosial terjerat Korupsi.

"Gue: Sudah tahu rakyat lapar kok disuruh nonton BALIHO. Kok bansosnya malah dikorupsi," sindir Geisz, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Geizs lantas menegaskan bahwa balap mobil Formula E justru akan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi Jakarta dan nasional yang merosot akibat pandemi.

"Balapan mobil agar ekonomi berputar dan tumbuh. Sudah tahu rakyat lapar tapi bansos masih dikorupsi," tandas Komisaris PT Taman Impian Jaya Ancol itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya