Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani, memantau sentra Vaksinasi di Jakarta Utara, Kamis (1/9)/Ist

Politik

Dorong Percepatan Vaksinasi, Puan Maharani: InsyaAllah 2022 Vaksinasi di Indonesia Bisa Dekati Negara Besar

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 17:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Berdasarkan data terakhir yang dirilis Our World in Data, vaksinasi Indonesia saat ini berada di peringkat ke-7 di antara negara-negara dunia. Jumlah dosis yang sudah tersalurkan mencapai 99 juta. Hal ini diapresiasi banyak kalangan termasuk pihak parlemen.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, dengan gotong royong yang lebih optimal lagi dari seluruh elemen masyarakat, ranking vaksinasi Indonesia tahun depan bisa meningkat lagi.

“InsyaAllah 2022 Indonesia vaksinasinya bisa mendekati negara-negara besar lainnya,” kata Puan saat mengujungi Sentra Vaksinasi yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Maming Enam Sembilan Group di Pasar Ikan Modern Muara Baru, Jakarta Utara, Kamis (2/9).


Mantan Menko PMK ini menyampaikan, DPR bersama pemerintah terus berkoordinasi untuk terus menjaga ketersediaan vaksin di dalam negeri. Sehingga bisa mempercepat proses vaksinasi yang sedang berjalan.

“InsyaAllah mulai September, DPR dan pemerintah berkoordinasi supaya sampai Desember banyak vaksin masuk ke Indonesia,” katanya.

Menurutnya, ketika vaksin dalam jumlah besar masuk ke Indonesia, baik pemerintah pusat maupun daerah, tidak bisa melakukan vaksinasi tanpa peran serta masyarakat luas.

“Karena kan vaksin ada masa kedaluwarsanya. Begitu juga harus diperhatikan cara pakai dan menyimpan vaksinnya. Jadi, semua elemen bisa ikut bergotong-royong,” jelas Puan.

Puan menambahkan, selain vaksinasi, disiplin protokol kesehatan juga perlu digencarkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sebab, vaksinasi saja tidak cukup. Apalagi dengan kecepatan mutasi virus Corona dengan berbagai variannya.

“Ingat bahwa rakyat yang sehat adalah syarat untuk ekonomi Indonesia yang kuat,” tegasnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini juga secara khusus meminta peran TNI-Polri di wilayah masing-masing untuk bergotong royong bersama masyarakat mempercepat vaksinasi.

“Saya minta bantuan TNI-Polri agar di tempat-tempat vaksinasi turut dibantu para panitianya, supaya tidak sampai terjadi kerumunan. Jadi, gotong-royong tanggung jawab jaga wilayah,” tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Update: Korban Jiwa Longsor Bandung Barat 16 Orang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:52

Dede Sulaeman Wafat, Rencana MSBI Datangi Kantor FIFA di Zurich Dijadwal Ulang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:35

Kapolri Naikkan Pangkat Dua Anggota Polisi yang Tewas Tertabrak Truk TNI

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:33

Kabar Duka Mantan Striker Timnas Dede Sulaeman Wafat di Lapang Bola

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:58

Saut Minta KPK Selidiki Sengkarut Coretax

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:50

PT ARA Bantah Gunakan Dokumen Palsu

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:26

Debut Apik Raymond-Joaquin

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:46

Tim Hukum Nadiem Makarim Tak Siap Hadapi JPU

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:32

Wapres Gibran Minta Maaf ke Korban Longsor Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:18

Korupsi Sektor Pajak Terjadi karena Penyelewengan Kekuasaan

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:59

Selengkapnya