Berita

Diskusi daring Tanya Jawab Cak Ulung bersama Wakil Ketua Umum PAN, Via Yoga Mauladi dan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

Sikap PAN soal Presiden Tiga Periode Senapas dengan Jokowi

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 16:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode sama seperti sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi).  

Demikian ditegaskan Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga saat menjadi narasumber dalam diskusi daring Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Teka-teki Amandemen UUD 45" pada Kamis siang (2/9).

"Sikap PAN sama dengan sikap Presiden Jokowi yaitu menolak jabatan 3 periode," tegasnya.


Viva Yoga mengatakan, Presiden Jokowi sudah tegas menyatakan bahwa tidak bersedia alias menolak menjabat tiga periode kepemimpinan.

"Kan sudah dikatakan (Jokowi), barang siapa yang mau mengajukan saya 3 periode berarti orang itu mencari muka, menampar muka saya, dan menjerumuskan saya," kata Viva Yoga.

Atas dasar itu, Viva Yoga berharap semua pihak tidak perlu ragu terhadap komitmen Presiden Jokowi soal wacana tiga periode. Sebab, seluruh partai politik di koalisi pun tidak ada yang menghendaki jabatan tiga periode.

"Menurut saya tidak usah ragu-ragu. Jadi, seluruh parpol juga menyatakan dengan sistem 2 periode selama 10 tahun ini adalah sesuatu yang konstitusional dan ideal," pungkasnya.

Selain Viva Yoga, turut hadir narasumber lain dalam diskusi yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL itu anggota Komisi II DPR RI fraksi PKS Mardani Ali Sera dan Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Agustyati.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya