Berita

Seorang prajurit yang sedang tidak bertugas dengan kemeja yang menutupi wajahnya sebagai topeng melepaskan tembakan ke arah desa Urif dari pemukiman Yitzhar pada 14 Mei 2021/Net

Dunia

Militer Israel Selidiki Kematian Warga Palestina yang Ditembak Tentaranya

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 15:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kasus kematian seorang warga Palestina yang ditembak mati oleh militer Israel saat pulang bekerja masuk ke tahap penyelidikan dan akan segera diserahkan ke pihak kepolisian Israel.

Sebelumnya dalam sebuah pernyataan, militer mengatakan pasukan yang beroperasi pada Rabu (1/9) di dekat jalan raya tempat kendaraan Israel diserang bom api awal pekan ini, telah menembaki seorang tersangka, yang melarikan diri dari daerah itu.

"Sekitar 90 menit kemudian, seorang warga sipil dengan luka tembak tiba di sebuah pos pemeriksaan militer Israel dalam kondisi kritis dan dirawat oleh petugas medis, tetapi meninggal," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (2/9).


Warga Palestina kemudian mengidentifikasi almarhum sebagai pria berusia 39 tahun yang tinggal di dekat lokasi penembakan. Mereka mengatakan pria tersebut sedang dalam perjalanan pulang kerja dari Israel ketika dia ditembak.

"Insiden itu sedang ditinjau, dan secara bersamaan sedang diselidiki oleh Divisi Reserse Kriminal Polisi Militer," kata militer.

"Temuan akan ditransfer ke Korps Advokat Jenderal Militer untuk diperiksa," tambahnya.

Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem Timur, daerah di mana Palestina berharap untuk menciptakan negara merdeka, direbut oleh Israel dalam Perang Timur Tengah 1967. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya