Berita

Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldy/Net

Politik

Komisi I DPR Minta Pemerintah Sambut Baik Permintaan Taliban, Asal…

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 10:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Permintaan Taliban agar pemerintah Indonesia ikut aktif berperan dalam menciptakan perdamaian dan pembangunan Afghanistan harus disambut dengan baik.

Saran ini disampaikan anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldy menanggapi permintaan Taliban lewat jurubicara mereka, Suhail Shaheen beberapa waktu lalu.

"Tentu Indonesia harus menyambut baik terhadap semua upaya perdamaian di sana dan berperan aktif," ujar Bobby saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/9).


Hanya saja, Bobby memberi catatan bahwa Indonesia harus berjalan sesuai kepentingan utama. Tujuan ini, juga sudah disampaikan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat bertemu perwakilan Taliban beberapa waktu lalu.

"Sesuai dengan talking point yang disampaikan Bu Menlu Retno dengan perwakilan Taliban di Doha, Qatar. Utamanya tidak menjadikan Afghanistan sebagai lokasi pembibitan jaringan teroris internasional," kata legislator Partai Golkar ini.

Sebelum poin pembicaraan Retno dan Taliban terlihat ada implementasinya, lanjut Bobby, penting bagi Indonesia tidak terburu-buru mengakui Taliban sebagai pemegang pemerintahan sah Afghanistan.

"Indonesia juga tidak perlu tergesa-gesa untuk mengakui Taliban sebagai pemerintah yang sah di Afghanistan sebelum ada kejelasan komitmen mengenai talking poin tersebut," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya