Berita

Ilustrasi vaksinasi Covid-19/Net

Nusantara

Masyarakat Jangan Pilih-pilih, Kadinkes Kabupaten Bekasi Tegaskan Semua Vaksin Bagus untuk Kesehatan

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 22:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi meminta masyarakat untuk bersedia divaksin apapun jenis vaksin yang diberikan. Mengingat vaksinasi merupakan salah satu upaya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, meminta masyarakat tidak memilih-milih jenis vaksin yang bakal disuntikkan. Menurutnya, semua vaksin memiliki khasiat yang sama.

"Semua vaksin bagus dan melindung kita. Memang ada hoax kalau pakai AstraZeneca harus minum ini atau minum itu. Jadi itu harus diluruskan dan tidak benar. Semua vaksin bagus untuk kesehatan kita,” kata dia, Rabu (1/9), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


“Apapun jenisnya, baik Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna baik untuk kesehatan masyarakat. Hanya saja, ketersediaan vaksin tergantung dari ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat yang menyuplainya ke daerah kabupaten kota,” jelasnya.

Kadinkes pun menyarankan agar masyarakat yang telah melakukan vaksin sebaiknya istirahat dengan makan dan minuman yang sehat.

"Kalau lagi divaksin kan agak demam sedikit. Minum air putih, setelah itu juga normal lagi," katanya.

Sementara itu, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menjelaskan, capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Bekasi telah mencapai 39,16 persen, atau lebih dari 850.000 jiwa.

Apabila vaksinasi dosis kedua untuk masyarakat dan vaksinasi dosis ketiga nakes digabungkan, maka totalnya telah melebihi 50 persen.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya