Berita

Serah terima jabatan Ketua Umum Satupena dari Nasir Tamara (kanan) kepada ketua umum baru Denny JA/Ist

Nusantara

Kemenkumham Menangkan Organisasi Penulis Satupena, Denny JA Resmi Jadi Ketum

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 21:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kementerian Hukum dan HAM akhirnya memenangkan organisasi penulis Satupena pihak Nasir Tamara. Hal ini dipastikan setelah Kemenkumham mengeluarkan keputusan No AHU 00021211.AH.01.08 Tahun 2021 tentang Persetujuan Perubahan Perkumpulan Penulis Indonesia yang ditandatangani oleh Dirjen Administrasi Hukum Umum, Cahyo Rahadian, Rabu (1/9).

Dengan adanya surat penerimaan dan pengesahan dari Kemenkumham ini, maka kini hanya ada satu organisasi penulis Indonesia Satupena yang sah dan diakui menurut hukum.

Dalam susunan pengurus baru yang disahkan oleh Kemenkumham, Denny JA memegang jabatan sebagai ketua umum. Dia didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Satrio Ariamunandar.


Sementara sebagai Ketua Dewan Penasihat ditempati Chappy Hakim, yang didampingi oleh mantan ketua umum Nasir Tamara dan pemikir Islam Prof Azyumardi Arza.

Bersamaan dengan telah disahkannya susunan pengurus baru Satupena, hari ini juga langsung diadakan serah terima jabatan dari ketua umum lama Nasir Tamara kepada ketua unum baru Denny JA.

Dalam keterangannya, Denny JA menegaskan akan merangkum semua pihak dalam organisasi penulis Satupena.

“Kita perlu menggabungkan dan mengembangkan potensi seluruh penulis. Untuk itu saya akan mengajak semua kawan-kawan penulis untuk kembali bersama-sama membangun ekosistem penulis yang kondusif, melindungi penulis, dan memberikan akses sebesar-besarnya kepada penulis di dunia penulisan internasional,” ujar Denny (1/9).   

Berikut susunan lengkap pengurus organisasi penulis Satupena yang disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM:

Ketua Umum: Denny JA
Sekretaris Jenderal: Satrio Arismunandar
Wakil Sekretaris Jenderal: Swary Utama Dewi
Bendahara Umum: M Ajisatria Sulaeman

Ketua Dewan Penasihat: Chappy Hakim
Anggota Dewan Penasihat: Dr Nasir Tamara, Prof Azyumardi Arza, Prof Didin S. Damahuri, Dr Inda Cintraninda Norhadu, Ilham Bintang, dan Wina Armada Sukardi.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya