Berita

Militer AS/Net

Dunia

Joe Biden: Jika Penarikan Dilakukan pada Juni, Itu Hanya Akan Mempercepat Kemenangan Taliban

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 14:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun kehadiran pasukan AS di Afghanistan sudah berakhir, Presiden Joe Biden mengatakan bahwa Washington akan terus menargetkan militan di negara yang menjadi ancaman bagi Amerika Serikat. Namun, tentunya tidak lagi menggunakan militernya untuk mencoba membangun masyarakat demokratis yang kohesif.
 
Dalam pidato pertamanya setelah penarikan pasukan, bahwa keputusan penarikan pasukan AS bukan semata tentang Afghanistan saja.

"Keputusan tentang Afghanistan ini bukan hanya tentang Afghanistan. Tetapi ini tentang mengakhiri era operasi militer besar untuk membuat kemkbalinya negara lain," katanya. Menambahkan bahwa keputusan itu adalah pilihan terbaik yang ada untuk mengakhiri perang terpanjang AS.


Keputusan itu sendiri tidak mengubah apa pun bahkan jika dilakukan lebih cepat dari keputusannya. Misal saja ia membuat keputusan penarikan pada bulan Juni, maka itu berati hanya akan mempercepat kemenangan Taliban.

Taliban saat ini menguasai lebih banyak wilayah dibandingkan ketika mereka terakhir memerintah pada 2001 sebelum digulingkan.

Lebih dari 123.000 orang dievakuasi dari Kabul dalam pengangkutan udara besar-besaran oleh Amerika Serikat dan sekutunya selama dua minggu terakhir, tetapi banyak dari mereka yang membantu negara-negara Barat selama perang, tertinggal di Afghanistan.

"Saya tidak akan memperpanjang perang," tutup Biden.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya