Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mantan Dubes AS untuk PBB Kelly Craft: Tanpa Taiwan, Amerika Bisa Kehilangan Kawasan Indo-Pasifik

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 11:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengaruh Taiwan yang sangat besar bagi Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik diungkap oleh mantan Duta Besar AS untuk PBB Kelly Craft dalam sebuah forum Dialog Keamanan Asia-Pasifik 2021, Selasa (31/8).

Menurutnya, tanpa Taiwan, AS bisa kehilangan kawan Indo-Pasifik. Untuk itu dia berupaya mengadvokasi partisipasi Taiwan dalam Dialog Keamanan Segiempat (Quad) yang terdiri dari AS, Jepang, India dan Australia.

Taipei Times melaporkan pada Rabu (1/9), bahwa Craft telah merencanakan untuk mengunjungi Taiwan dari 13 hingga 15 Januari, tak lama sebelum dia meninggalkan kantor setelah kekalahan pemilihan mantan presiden AS Donald Trump.


Namun, Departemen Luar Negeri AS tiba-tiba membatalkan rencana tersebut, serta semua kunjungan resmi lainnya, dengan alasan perlunya fokus pada transisi ke pemerintahan Presiden AS Joe Biden yang akan datang.
Dalam pidato utamanya pada Selasa itu, Craft mengomentari situasi Afghanistan dan pengaruhnya bagi Taiwan, bahwa apa yang terjadi di Afghanistan memiliki implikasi bagi orang-orang di mana pun dan mereka harus khawatir.

Dia juga mengutuk laporan media China Global Times karena mencoba meragukan komitmen AS terhadap Taiwan.

“Memalukan, mereka menggunakan kehidupan pria dan wanita pemberani sebagai propaganda. Saya di sini untuk meyakinkan Anda bahwa mereka salah,” kata Craft, setelah mengutip sebuah paragraf dari editorial GT berudul Pengabaian Afghanistan Menjadi Pelajaran bagi DPP Taiwan yang diterbitkan pada 16 Agustus lalu.

Ia mengatakan bahwa ia sangat bangga dapat mendukung komitmen AS untuk Taipei selama pemerintahan Trump. Ia semakin bangga saat pemerintahan Biden melanjutkan kebijakan itu.

“Jika Taiwan kalah, kami juga kalah,” ujarnya.

Taiwan harus dimasukkan dalam Quad sebagai anggota 'plus satu', kata Craft, seraya menambahkan bahwa Taiwan juga harus berpartisipasi dalam latihan angkatan laut Jepang. Dia menyarankan agar Taiwan  memperkuat hubungannya dengan anggota Quad, baik bilateral atau trilateral, serta perannya dalam Jaringan Bersih 5G yang dipimpin oleh AS.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Project 2049 Institute Randall Schriver - mantan asisten menteri pertahanan AS untuk urusan keamanan Indo-Pasifik di bawah Trump - juga menekankan komitmen Washington terhadap Taiwan.

“Persaingan kami dengan China adalah tentang kebebasan dan ketertiban di (wilayah) Indo-Pasifik,” kata Schriver.

Menurutnya, Pentagon menjadi lebih serius dalam memperkuat kemampuan pencegahannya di kawasan Indo-Pasifik. Jika Taiwan hilang, akan sangat sulit untuk mempertahankan rantai pulau pertama, Selat Miyako dan kebebasan navigasi di Laut Cina Selatan lanjutnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya