Berita

Wakil Ketua Umum DPP Nasdem, Ahmad Ali/RMOL

Politik

Jika Mengajukan, Nasdem Bisa Beri Bantuan Hukum untuk Hasan Aminuddin

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 17:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Nasdem tidak memberikan bantuan hukum kepada Hasan Aminuddin yang ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keputusan serupa juga berlaku bagi istri Hasan, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali menjelaskan, kader yang tersandung kasus salah satunya terjaring operasi tangkap tangan dan ditetapkan tersangka, maka otomatis kader tersebut telah mengundurkan diri dari partai.

"Jadi ketika dia tersangkut kasus, di-OTT (operasi tangkap tangan) oleh lembaga hukum dan lain-lain dan dia dinyatakan sebagai tersangka, dia secara otomatis dinyatakan mengundurkan diri," kata Ali kepada wartawan, Selasa (31/8).


Ahmad Ali juga menegaskan, Partai Nasdem punya badan hukum yang bisa dimanfaatkan oleh siapapun kader Nasdem dan masyarakat umum. Tidak terkecuali bagi Hasan Aminuddin jika mengajukan.

"Tapi partai tidak menyiapkan bantuan hukum secara khusus atau menunjuk pengacara secara khusus (untuk Hasan dan Puput)," katanya.

"Partai secara kelembagaan memang punya namanya Bahu. Kalau Hasan Aminuddin meminta bantuan ke Bahu (bantuan hukum) untuk didampingi hak-hak hukumnya ya kita bantu. Bukan hanya Hasan Aminuddin, masyarakat umum dibantu," pungkasnya.

Hasan Aminuddin merupakan Anggota DPR RI yang sudah menjabat sejak tahun 2014. Mantan Bupati Probolinggo dua periode itu juga saat ini menjabat Ketua DPP Partai Nasdem bidang Agama dan masyarakat adat.

Hasan Aminuddin juga dipercaya Surya Paloh untuk menjadi ketua Dewan Pimpinan Wilayah DKI Jakarta.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya