Berita

Presiden Jokowi saat tinjau vaksinasi di Cirebon, Jawa Barat/RMOL

Politik

Vaksinasi Door To Door di Cirebon, Jokowi Apresiasi Kerja Keras BIN

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 16:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meninjau vaksinasi door to door yang dilaksanakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

Kali ini, vaksinasi digelar di Pengampaan, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Cirebon, Jawa Barat.

Jokowi mengaku mengapresiasi kinerja BIN dalam menyelenggarakan vaksinasi door to door ke masyarakat. Dia juga berterima kasih kepada pemerintah daerah yang membantu program tersebut.


"Saya apresiasi kerja keras BIN dalam hal vaksinasi door to door. Terima kasih juga pak Wali Kota dan Pak Gubernur atas bantuan penuh dalam program ini," ujar Jokowi di Cirebon, Selasa (31/8).

Menurut Jokowi, vaksinasi dari pintu ke pintu bersifat 'jemput bola'. Sehingga, pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka vaksin bisa dipercepat.

Lebih lanjut, kepala negara menjelaskan situasi pandemi Covid-19 hari demi hari semakin membaik berkat kerja keras semua pihak. Mulai dari Bed Occupancy Rate (BOR) maupun kasus harian.

"Untuk itu saya minta kepada masyarakat tetap yang namanya protokol kesehatan (prokes) harus dilakukan secara disiplin. Dan yang kedua, agar secepat-cepatnya ikut dalam program vaksinasi pemerintah," tuturnya.

Selain vaksinasi door to door, BIN juga menggelar vaksinasi terhadap para pelajar. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 10 provinsi Indonesia.

Selain di Jawa Barat, kegiatan ini juga diadakan di Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan. Adapun totalnya sebanyak 57.700 vaksin.

Dalam kegiatan ini, BIN turut memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Para murid yang mengikuti vaksinasi pelajar menerima vitamin, sementara masyarakat umum yang divaksin secara door to door menerima paket sembako.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya