Berita

DPP PDRIS menyambangi kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Sambangi Kemenkumham, DPP PDRIS Bersiap Jadi Peserta Pemilu 2024

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 13:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Rakyat Indonesia Sejahtera (PDRIS) menyambangi kantor Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada Senin (31/8).

Maksud kedatangan DPP PDRIS ini antara lain untuk berkonsultasi dengan Dirjen AHU Kemenkumham terkait persyaratan pembentukan partai baru.

"Hari ini kami datang dari sebagian pengurus untuk konsultasi dengan Dirjen AHU, supaya kami diberi penjelasan tentang bagaimana cara pendaftaran di hari berikut," kata Ketua Umum PDRIS, Kamaruddin Simanjuntak ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Gedung AHU Kemenkumham, Jakarta.


Kamaruddin mengatakan, pihaknya disambut baik oleh pihak Dirjen AHU Kemenkumham dan berdiskusi banyak hal terutama tentang pembentukan partai agar berbadan hukum.

"Banyak hal yang kami akan bicarakan, pendaftaran tidak ada lagi yang kurang, khususnya dalam persyaratan yang ditentukan atau tanyakan supaya nanti waktu sesuai undang-undang yang berlaku," tutunya.

Kamaruddin menambahkan, DPP PDRIS rencananya akan melengkapi berkas administrasi yang menjadi persyaratan pembentukan partai politik pada Oktober 2021 mendatang.

"Target kami ikut Pemilu 2024," tandasnya.

Turut mendampingi Kamaruddin, Sekjen PDRIS Santun Lumban Gaol dan jajaran DPP PDRIS seusai berkonsultasi dengan Dirjen AHU Kemenkumham.

PDRIS didirikan di Jakarta pada tanggal 07 Juli 2020 dengan Nomor Akta 03, tanggal 07 Juli 2020, Notaris Herlina Pakpahan, SH. Cita-cita pendirian PDRIS untuk melakukan reorientasi wawasan dan sikap sosial politik yang menjadi tuntutan kebutuhan bangsa saat ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya