Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II di Kantor DPP PAN, Jalan Warung Buncit Raya, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (31/8)/RMOL

Politik

Kata Zulhas, Kehadiran PAN di Istana Jadi Bukti Pemerintah Tidak Anti Islam

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 10:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sikap politik Partai Amanat Nasional (PAN) tetap kritis dengan membawa solusi terbaik bagi rakyat yang kini terdampak pandemi Covid-19.

Begitu ditegaskan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II di Kantor DPP PAN, Jalan Warung Buncit Raya, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (31/8).

“Sikap politik PAN selama ini jelas. Kritis tetapi solutif. PAN selalu hadir dengan gagasan dan kerja nyata untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat," ujar politisi yang karib disapa Zulhas ini.


Zulhas juga menyinggung soal kehadirannya dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dan petinggi partai politik koalisi pemerintah di Istana Negara beberapa waktu lalu. Bagi dia, undangan pada pertemuan itu adalah satu kehormatan.

Telebih, usai pertemuan itu, PAN diumumkan sebagai anggota baru koalisi. Menurutnya, kehadiran PAN semakin menegaskan bahwa pandangan pemerintah anti Islam tidak benar.

“PAN diajak rapat koalisi partai pemerintah. Ini sebuah kehormatan bagi kita. Selama ini pemerintah dikesankan jauh dari Islam, dengan diajaknya PAN membuktikan kan sebenarnya tidak," terangnya.

Ke depan, lanjut Wakil Ketua MPR RI ini, PAN akan menjadi jembatan penghubung dalam memberikan pemahaman pada kelompok tertentu yang membangun pandangan pemerintah anti Islam.

“Kita perlu mengisi peran ini. Menjadi komunikator, menjadi jembatan atau solidarity maker. Pemerintah dan Islam tidak boleh berjauhan apalagi dibentur-benturkan," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya