Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ceko Tawarkan Suntikan Tambahan bagi Warga yang Sudah Divaksin Covid-19 Lengkap

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 09:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Ceko akan menawarkan suntikan tambahan vaksin Covid-19 kepada warganya yang telah melakukan vaksinasi lengkap minimal delapan bulan mulai 20 September.

Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Ceko Adam Vojtech, Senin (30/8) waktu setempat.

“Pemerintah akan menggunakan vaksin Pfizer/BioNTech dan Moderna untuk booster bagi mereka yang menyelesaikan vaksinasi reguler setidaknya delapan bulan sebelumnya,” kata Vojtech mengatakan pada konferensi pers yang ditayangkan langsung di televisi, seperti dikutip dari Reuters.


Republik Ceko, negara berpenduduk 10,7 juta, telah menjadi salah satu negara yang paling parah dilanda pandemi Covid-19 yang diukur dengan kematian per populasi, dengan lebih dari 30.400 korban. Hampir 1,68 juta orang Ceko telah tertular virus tersebut, dan lebih banyak lagi diperkirakan telah tertular tanpa diuji.

Gugus tugas virus corona pemerintah mengatakan di Twitter bahwa suntikan tambahan atau booster sangat direkomendasikan untuk orang di atas 60 tahun, namun juga akan tersedia untuk semua yang telah menyelesaikan vaksinasi sebelumnya, baik dengan skema dua dosis atau dosis tunggal.

Hingga Senin, 5,73 juta warga Ceko telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin dua dosis, sebagian besar dari Pfizer/BioNTech, dan 197.254 lainnya menerima vaksin satu dosis yang dibuat oleh Johnson dan Johnson.

Secara terpisah, Perdana Menteri Andrej Babis mengatakan di Televisi Ceko bahwa pemerintah akan menawarkan bonus keuangan kepada dokter umum yang bisa meyakinkan lebih banyak orang di atas 65 tahun untuk menjalani vaksinasi awal.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya