Berita

'Bapak Padi Hibrida' Yuan Longping/Net

Dunia

Mimpi Yuan Longping Jadi Kenyataan, China Berhasil Budidayakan Padi Raksasa Setinggi 2 Meter

SENIN, 30 AGUSTUS 2021 | 06:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mimpi almarhum 'Bapak Padi Hibrida' Yuan Longping akhirnya jadi kenyataan, begitu kata warganet China menyambut keberhasilan negaranya membudidayakan padi raksasa setinggi dua meter.

Menurut laporan media China, Xinhua, jenis padi unik ini dibudidayakan di Chongqing China Barat Daya seluas 10.000 meter persegi dan diperkirakan akan dipanen pada bulan September mendatang.

Chen Yangpiao, wakil direktur cabang Chongqing dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Padi Hibrida Nasional China, mengatakan bahwa padi raksasa itu mulai dibudidayakan di Desa Changhong Chonqing pada bulan April tahun ini dan bibit ditanam pada bulan Mei.


"Tinggi rata-rata setiap tanaman padi antara 1,8 meter hingga 2,25 meter, jauh lebih tinggi dari yang biasa," kata Chen.

Beras jenis ini memiliki batang padi yang kokoh dan tinggi, juga tahan terhadap banjir dan tanah yang asin-alkali. Ini juga dapat membawa nutrisi yang cukup untuk tanaman di dekatnya dan menyediakan habitat terbaik bagi hewan air dan mamalia untuk berteduh.

Nantinya sawah-sawah yang ditanami padi raksasa itu bisa menampung air sedalam 60�"80 sentimeter yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat beternak ikan, udang, atau kepiting. Mulai tahun depan, ribuan ladang akan melakukan proyek jenis ini di Chongqing.

Momen itu langsung menarik perhatian warganet, dan menyebut penemuan padi jenis baru itu adalah mimpi Yuan Longping yang jadi kenyataan.

"Impian Anda secara bertahap menjadi kenyataan, dapatkah Anda melihatnya," tulis warganet.

Semasa hidup Yuan memang pernah berkata: “Saya bermimpi bahwa padi akan tumbuh setinggi sorgum, bulirnya sepanjang sapu, dan biji-bijiannya sebesar kacang tanah, sementara saya dan asisten saya duduk di bawah telinga beras untuk menikmati hari yang sejuk.”

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya