Berita

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas/Net

Politik

MUI: Tindakan Pemerintah Tagih Utang BLBI Keluarga Cendana Tepat

MINGGU, 29 AGUSTUS 2021 | 15:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyuruh satuan tugas penanganan hak tagih negara dana BLBI kepada keluarga cendana yakni Tommy Soeharto senilai Rp 2,6 triliun.

Sikap pemerintah itu disambut baik oleh sejumlah kalangan masyarakat termasuk organisasi kumpulan ulama Majelis Ulama Indonesia.

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas menyampaikan apresiasinya terhadap Kementerian Keuangan yang melakukan tindakan penguasaan dan pengawasan atas aset eks debitur BLBI yang ada di dalam maupun luar negeri.


Sebab, kata Buya Anwar Abbas, pemerintah selama 22 tahun ini harus menanggung beban untuk membayar pokok dan bunganya.

“Keputusan dan tindakan ini tentu sangat tepat untuk diambil dan dilakukan oleh pemerintah apalagi negara kita saat ini sedang menghadapi masalah berupa pandemi Covid-19,” ucap Anwar, Minggu (29/8).

Dikatakan Buya Anwar, dampak pandemi Covid-19 saat ini sangat besar bagi seluruh aspek kehidupan masyarakat, di antaranya aspek ekonomi, sosial dan juga kesehatan.

Anwar menambahkan, dengan adanya langkah penagihan terhadap debitur BLBI tersebut sedikit meringankan beban negara lantaran utang negara di luar negeri saat ini akan mencapai Rp 7 ribu triliun.

"Untuk itu sikap tegas dan keras dari pemerintah terhadap para obligor BLBI ini tentu jelas harus dan mutlak dilakukan dan ditegakkan,” imbuhnya.

Pihaknya mendukung sikap dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD dan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menagih kepada para penunggak dana BLBI.

Ia berpandangan, bukan mustahil ada usaha-usaha mereka yang diteruskan oleh para keturunannya.

Dengan keseriusan menarik aset itu, Buya Anwar meyakini pemerintah bisa berusaha memulihkan keadaan perekonomian nasional karena terbantu dari aset yang berhaisl diamankan.

"Sehingga kehidupan ekonomi dan perekonomian nasional akan bisa bergerak dan menggeliat kembali  sesuai dengan yang diharapkan,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya