Berita

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah/RMOLJabar

Nusantara

Pengunjung Tak Bisa Bawa Anak, Mall Di Kota Bandung Masih Landai

MINGGU, 29 AGUSTUS 2021 | 06:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski sudah kembali dibuka sejak 11 Agustus lalu, rata-rata jumlah pengunjung mall di Kota Bandung hanya di kisaran 10-15 persen dari kapasitas yang diizinkan pemerintah.

"Mall itu dibuka tapi masih landai pengunjungnya, dikasih kapasitas 50 persen paling 10-15 persen pengunjungnya, kalau di weekend 20 persen," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah, di Kota Bandung, Sabtu (28/8).

Menurut Elly, ada beberapa faktor yang menyebabkan mall-mall di Kota Bandung masih sepi pengunjung. Salah satunya adalah banyaknya calon pengunjung mall yang belum divaksinasi.


"Betul, betul (syarat sertifikat vaksin jadi sepi pengunjung)," ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Selain itu, dilarangnya anak usia di bawah 12 tahun juga berdampak pada keengganan pengunjung, khususnya para orangtua, untuk datang ke mall. Sebab, alasan terbesar mengunjungi mall adalah untuk refreshing bersama keluarga.

Jadi, saat anaknya tidak diperbolehkan masuk, mereka lebih memilih untuk mengurungkan niatnya berkunjung ke mall.

"Kota Bandung telah di level 3, tapi sekarang kan masih ditutup, area bermain anak ditutup, tempat hiburan masih ditutup, 12 tahun ke bawah tidak boleh masuk. Jadi manakala anak-anaknya tidak boleh masuk, itu salah satu penyebabnya (mall masih sepi). Masak orangtuanya saja yang main ke mall, kan di mana-mana pingin bawa anak," jelasnya.

"Itu adalah alasan kenapa mall sepi, karena rata-rata pingin refresing bawa anak," pungkas Elly.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya