Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan/Repro

Politik

Pandangan Zulhas Penanganan Covid oleh Jokowi: Excellent!

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 18:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sudah excellent alias bagus sekali, dalam penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Hal itu setidaknya terlihat dari sejumlah laporan yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya.

Begitu kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan dalam pertemuan para petinggi parpol dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/8), yang videonya baru diposting di kanal YouTube Sekretariat Presiden beberapa jam lalu, Sabtu (28/8).

"Apa yang sudah disampaikan Bapak Presiden tadi, udah excellent Pak," ujar Zulhas, sapaan karib Ketua Umum PAN itu.


Zulhas mengatakan, kata kunci penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi, adalah spirit gotong-royong antar elemen bangsa Indonesia.

"Kata kuncinya Indonesia itu gotong-royong Pak. Termasuk Omnibus Law kan itu sudah memudahkan," tuturnya.

Zulhas menambahkan, lantaran pihaknya baru pertama kali diajak gabung parpol koalisi pemerintah di Istana Negara, ia tidak ingin berpanjang lebar memberikan sambutan mengenai penanganan Covid-19.  

"Saya karena baru pertama, enggak boleh banyak-banyak Pak. Bicaranya sedikit saja, semoga manfaat," kelakarnya.

"Sekali lagi, terimakasih atas kesempatan yang diberikan oleh Bapak Presiden," demikian Zulhas.

Presiden Jokowi mengundang para elite parpol koalisi ke Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (25/8) lalu. Pertemuan itu turut dihadiri oleh tujuh ketua umum dan sekjen parpol koalisi.

Hadir Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.



Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya