Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di Istana Negara, Jakarta/Repro

Politik

Di Depan Prabowo Dkk, Megawati Minta Jokowi Tetap Tegar Hadapi Pandemi

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 18:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diharapkan tetap tegar menghadapi pandemi Covid-19 di Tanah Air. Sebab, wabah virus corona tidak hanya melanda Indonesia, melainkan seluruh dunia.

Demikian disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dalam pertemuan para petinggi parpol dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/8).

"Kalau bapak belum lupa, kita pernah berbincang mengenai pandemi dan vaksinasi. Waktu bertemu, saya bilang, Bapak yang tegar, ini bukan hanya kita saja, (tapi) seluruh dunia," ujar Megawati dalam video yang diunggah YouTube Sekretariat Kabinet, Sabtu (28/8).


Megawati menuturkan, tak ada yang mengetahui secara pasti berapa laa kecepatan dari efektivitas vaksin Covid-19. Sebab, vaksin bukanlah obat virus corona, melainkan hanya meningkatkan imunitas kolektif.

"Tapi yang paling penting sebenarnya adalah satu kedisiplinan dan pengetahuan dari masyarakat bahwa vaksin ini bukan obat, tapi membuat imunitas kita menjadi tinggi," tuturnya.

Presiden ke-5 RI ini lantas menyebut, masih ada masyarakat yang mempertanyakan ketika sudah divaksin namun masih terpapar Covid-19. Menurut Megawati, itu semua lantaran luput dari pentingnya menjaga protokol kesehatan.

"Itu sangat benar, Bapak. Kita sudah benar. Makanya saya bilang dukung Bapak, jalur kita sudah betul," kata Megawati.

Presiden Jokowi mengundang para elite parpol koalisi ke Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (25/8) lalu. Pertemuan itu turut dihadiri oleh tujuh ketua umum dan sekjen parpol koalisi.

Selain Megawati, hadir pula beberapa elite politik seperti Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh; Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto; Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar; Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto; Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa; dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya