Berita

Tentara Army/Net

Dunia

Akun Resmi Kedutaan Besar Inggris Lenyap Sehari Setelah Pernyataan Penghentian Evakuasi

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 11:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Akun Twitter resmi Kedutaan Besar Inggris di Afghanistan menghilang dengan tiba-tiba pada Jumat (27/8), tak lama setelah Inggris menyatakan operasi evakuasi mereka di Afghanistan telah berakhir.

RT melaporkan, akun yang dibuat pada tahun 2013 dan memiliki lebih dari 109.000 pengikut, tampaknya telah dinonaktifkan, membuat para pengguna online bingung karena pemerintah belum memberikan alasan untuk keputusan tersebut.

Dari pantauan redaksi, hingga Sabtu (28/8) akun dengan nama pengguna @UKinAfghanistan itu sudah tidak bisa diakses lagi.


Sejumlah warganet mulai berspekulasi atas 'hilangnya' akun resmi kedutaan Inggris tersebut.

Di antara mereka mengatakan itu mungkin dilakukan untuk menghapus data pada setiap warga Afghanistan yang mungkin telah berkolaborasi dengan pemerintah Inggris selama 20 tahun kehadirannya di negara itu. Yang lain berpendapat itu adalah tindakan keamanan.

Kedutaan baru-baru ini mengkhawatirkan keamanan mereka, setelah seorang jurnalis Times menemukan dokumen di kawasan diplomatik Kabul yang mengidentifikasi sejumlah staf Afghanistan di fasilitas itu, termasuk informasi kontak mereka.

Sementara juru bicara Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris (FCDO) menyatakan bahwa mereka telah melakukan segala upaya untuk menghancurkan materi sensitif, sementara beberapa dokumen masih utuh.

Penghapusan mendadak akun Twitter kedutaan terjadi tepat saat London mengakhiri misi evakuasi di Afghanistan, dengan Menteri Pertahanan Ben Wallace mencatat upaya tersebut telah memasuki tahap akhir pada hari Jumat dan bahwa tidak ada pengungsi tambahan yang akan diproses.

Ini sesuai dengan kesepakatan antara Taliban dan Joe Biden, yang menyatakan bahwa pasukan asing harus angkat kaki dari Afghanistan pada 31 Agustus 2021.

Wallace menyesalkan berakhirnya operasi evakuasi, dan menyuarakan penyesalan mendalam karena tidak semua orang dapat dievakuasi selama proses ini.

Wallace juga mencatat bahwa setidaknya masih ada sekitar 150 warga negara Inggris tetap berada di negara itu - meskipun beberapa tampaknya tinggal secara sukarela.

Antara 800 hingga 1.100 warga Afghanistan yang bekerja bersama pasukan Inggris juga tidak akan bisa meninggalkan Afghanistan, tambah menteri itu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya