Berita

Kelompok Taliban/Net

Dunia

Serangan Bom Kabul: China Desak Taliban Tunaikan Janji Tindak Tegas Gerakan Islam Turkistan Timur

SABTU, 28 AGUSTUS 2021 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah China mendesak Taliban agar membuktikan janjinya memutuskan hubungan dengan semua organisasi teroris dan menindak Gerakan Islam Turkistan Timur (ETIM), setelah dua ledakan merobek wilayah sekitar bandara Kabul yang menewaskan 175 orang termasuk 13 tentara AS.

Desakan tersebut disampaikan China lewat pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian pada konferensi Jumat (27/8). Zhao memaksa Taliban untuk mengatasi hambatan yang mengganggu kerjasama keamanan dan pembangunan regional.

“Kami memperhatikan bahwa selama 20 tahun terakhir, beberapa organisasi teroris telah berkumpul dan berkembang di Afghanistan, menimbulkan ancaman besar bagi keamanan internasional dan regional, terutama ETIM,” kata Zhao, seperti dikutip dari Global Times.


Pernyataan Zhao mengingatkan kembali janji Taliban kepada China, bahwa mereka tidak akan membiarkan pasukan apa pun menyakiti China melalui Afghanistan.

Dua pembom bunuh diri dan orang-orang bersenjata menyerang bandara Kabul pada Kamis (26/8), menyebabkan 13 tentara AS tewas dan 18 terluka. Selain itu, lebih dari 150 orang Afghanistan tewas dan ratusan lainnya terluka.

Ledakan mematikan itu terjadi di tengah perjuangan AS dan negara-negara Barat mengevakuasi orang-orang dari Afghanistan batas waktu yang ditentukan, 31 Agustus, yang juga merupakan garis merah yang ditarik oleh Taliban Afghanistan, AS dan sekutunya.

Dalam beberapa hari terakhir, AS dan sekutunya termasuk Inggris dan Australia  telah diberitahu tentang risiko kemungkinan serangan yang menargetkan Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya