Berita

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan/Repro

Politik

PAN Masuk Kabinet, Jerry Massie: Zulhas Agak Canggung Kalau Tak Duduk di Kursi Menteri

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 23:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

PAN Gabung Koalisi, Jerry Massie: Zulhas Canggung Jika Tak Duduk di Kursi Menteri

RMOL. Sikap politik Partai Amanat Nasional (PAN) yang lebih memilih bergabung ke dalam koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo diduga tak lepas dari hasrat kekuasaan.

Pandangan tersebut disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie. Pasalnya, dia melihat ada perbedaan corak kepemimpinan PAN saat ini dengan masa sebelumnya.


Jerry menilai, PAN di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan cendrung menempel dengan penguasa. Sementara, di masa kepemimpinan sebelumnya cendrung bersebrangan alias menjadi oposisi.

"Saya duga ini gara-gara kursi dikabinet jadi apapun dilakukan oleh PAN. Memang saat ini PAN jauh berbeda dengan era Ketum Hatta Radjasa bahkan Amien Rais," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/8).

Padahal menurut Jerry, PAN sebetulnya lebih cocok berada pada posisi oposisi, bersama dengan dua partai lainnya yang konsisten mnejadi penyeimbang demokrasi di Indonesia, yaitu Partai Demokrat dan PKS.

"Tapi mereka lebih memilih dekat dengan kekuasaan ketimbang berlawanan dengan koalisi Pemerintah," tuturnya.

Terlepas dari kepantasan PAN menjadi oposisi, Jerry menganggap Zulhas sebagai pemimpin tertinggi partai berlambang matahari itu punya hasrat untuk menjadi menteri.

"Alasannya Zulhas pernah duduk diposisi menteri jadi agak canggung dan janggal kalau tak duduk di kabinet. Kalau PAN masih dikendalikan Amien Rais maka akan sulit bagi PAN untuk koalisi ke pemerintahan Jokowi," demikian Jerry Massie.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya