Berita

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie/Net

Politik

PAN Diprediksi Dapat 2 Kursi, Jatah PDIP dan Nasdem Berkurang 1

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 20:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengumuman Presiden Joko Widodo bahwa PAN telah menjadi sahabat koalisi tentu akan berimbas pada perombakan kursi kabinet. Partai berlambang matahari putih itu tentu akan mendapat kompensasi menteri untuk kader terbaiknya.

Direktur Eksekutif  Political and Public Policy Studies, Jerry Massie bahkan menebak, PAN bisa saja mendapat 2 kursi di kabinet.

“Dengan bergabungnnya PAN maka otomatis ada kader mereka di pemerintahan. Bisa saja 1 menteri dan 1 wakil menteri,” kata Jerry Massie kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (27/8).


Baginya, kehadiran kader PAN di dalam kabinet bukan masalah besar. Asalkan yang dipilih ada orang yang tepat untuk posisi yang tepat pula.

Menurut Jerry Massie, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bisa saja diplot sebagai Menteri Koperasi, Menteri Sosial, Menpan RB, atau juga Menteri Kominfo.

Semua tergantung racikan dari Presiden Jokowi dalam melihat kebutuhan yang bisa ditutup lewat PAN.

“Waktu lalu kader PAN di Menpan RB bisa saja dikembalikan dan Tjahjo Kumolo ditarik di kementerian lain. Atau bisa saja Menteri Kehutanan,” sambungnya.

Akibat dari masuknya PAN dalam kabinet, Jerry Massie menganalisa bahwa ada kursi dari partai lain yang akan berkurang.

Tebakannya, kursi itu masing-masing milik PDIP dan Nasdem.

“Kalau Golkar tak mungkin di-reshuffle menteri mereka. Mereka kan paling “solid”,” sambungnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya