Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat acara peletakan batu pertama Masjid At Tabayyun, Taman Villa Meruya, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (27/8)/RMOLJakarta

Nusantara

Terapkan Platinum Green Building, Usulan Anies kepada Arsitek Masjid At Tabayyun

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 20:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengusulkan arsitek agar dalam membangun Masjid At Tabayyun mengusung tema green building.

"Izinkan saya usulkan agar ini bisa masuk green building," kata Anies dalam acara peletakan batu pertama Masjid At Tabayyun, Taman Villa Meruya (TVM), Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (27/8).

Bahkan Anies mengajak tim arsitek untuk menerapkan konsep platinum green building. Ini merupakan kategori pemberdayaan tenaga surya untuk suatu bangunan.


"Ini ada level gold ada level platinum. InsyaAllah tempat ini green building level platinum. Artinya apa? Semua energi yang digunakan dengan menggunakan surya panel untuk pembangkit listriknya, airnya diolah 100 persen, direcycle total, dimanfaatkan kembali untuk kembali ke tanah," papar Anies, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Sehingga, masjid yang awalnya ruang terbuka hijau itu akan tetap ramah lingkungan.

"Walaupun di sini ada gedung tapi di sini tetap menjadi lahan yang hijau yang ramah lingkungan. Jadi pesan pertama jadikan tempat ini sebagai lahan yang ramah lingkungan," kata Anies.

Warga muslim di Perumahan TVM sudah lebih 30 tahun mendambakan tempat beribadah yang tidak pernah direalisasikan oleh pengembang.

Akan tetapi, rencana pembangunan Masjid At Tabayyun ini menarik perhatian masyarakat luas karena mendapat protes dari 10 Ketua RT yang mengklaim mewakili 292 orang dari sekitar 2.000 jiwa warga TVM atau 527 KK.

Padahal, selain SK Gubernur DKI No 1021/2020 tanggal 9 Oktober 2020, panitia pembangunan masjid juga telah mengantongi izin dari sejumlah instansi yang berwenang dalam pendirian rumah ibadah.

Konflik ini juga melebar hingga PTUN yang dimulai sejak April dan berakhir Senin lalu (23/8).

Ketua Majelis Hakim PTUN telah menyampaikan sikapnya pada sidang tanggal 27 Juli lalu mengenai posisi hukum masjid. Hakim mempersilakan panitia meneruskan pembangunan jika sudah mengantongi semua izin.

Pembangunan Masjid At Tabayyun sendiri akan menelan biaya sekitar Rp 10 miliar dan dibangun dalam waktu sekitar 8 bulan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya