Berita

Wakil Bupati Lampura periode 2014-2019, Sri Widodo/Net

Hukum

Kuliti Sri Widodo, KPK Ungkap Dugaan Bagi-bagi Fee di Proyek Pemkab Lampura

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 12:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ada dugaan bagi-bagi fee dalam proyek yang dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura).

Hal itu diketahui dalam pemeriksaan yang dilakukan KPK kepada Sri Widodo selaku Wakil Bupati Lampura periode 2014-2019 dan seorang dokter bernama Djauhari pada Kamis kemarin (26/8).

"Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan pengerjaan beberapa proyek di Pemkab Lampung Utara yang diduga ada jatah fee berupa uang kepada pihak-pihak terkait dengan perkara," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri, Jumat siang (27/8).

Sementara itu, salah satu saksi tidak hadir dalam panggilan penyidik. Dia adalah Dicky Saputra selaku Direktur CV Dewa Sakti.

"KPK meminta yang bersangkutan kooperatif memenuhi panggilan tim penyidik untuk waktu yang akan ditentukan berikutnya," pungkas Ali.

Pada Rabu lalu (18/8), KPK mengumumkan sedang melakukan kegiatan pengembangan penyidikan dugaan turut serta terkait penerimaan gratifikasi di Pemkab Lampura.

Akan tetapi, lembaga pimpinan Firli Bahuri ini belum mengumumkan secara resmi kronologi perkaranya dan siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Pengumuman akan dilakukan setelah adanya upaya paksa berupa penangkapan maupun penahanan terhadap tersangka.

Populer

Disuntik Vaksin Covid-19 Campuran Sinovac dan AstraZeneca, Seorang Pria Thailand Alami Pendarahan Otak Hingga Meninggal Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:31

Jenderal Andika Perkasa Angkat Brigjen Junior Tumilaar Jadi Stafsus

Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:28

Saiful Anam: Gubernur Lemhanas Anggap Presiden Seperti Tong Sampah, Layak Dipecat

Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:21

Kalah dengan Polri dan KPK, Jaksa Agung Instruksikan 11,4 Persen Jajarannya Segera Laporkan LHKPN

Kamis, 07 Oktober 2021 | 04:58

Dicopot dari Waka BSSN, Komjen Dharma Pongrekun Ditarik ke Mabes Polri

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 02:47

Bukan Amien Rais, Adhie Massardi Beberkan Bukti Megawati Aktor Penggulingan Presiden Gus Dur

Rabu, 06 Oktober 2021 | 16:38

Organisasi HAM Internasional Ikut Bela Haris Azhar dan Fatia yang Dipolisikan LBP

Jumat, 08 Oktober 2021 | 03:18

UPDATE

KPK: Dodi Alex Noerdin Dapat Jatah Rp 2,6 Miliar dari dari 4 Proyek Pemkab Muba

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:28

Akibat Korsleting, Kebakaran Gudang Barang di Mangga Dua Berhasil Dipadamkan

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:12

Warganet: Yang Milik Rakyat Itu Hanyalah Hutang dan Hutang!

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:44

Susur Tanah Sunda Dilanjut, Kini Menyasar Ponpes hingga Korban Kebakaran

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:18

Tambahan Kematian Sehari 44 Orang, Kasus Aktif se Indonesia Masih 142.933 Pasien

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:06

Oknum Polisi Pembanting Mahasiswa Demonstran di Tangerang Akhirnya Ditahan

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:47

Bertandang ke Ternate, Ganjar Pranowo Susuri Jejak Bung Karno di Keraton Ternate

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:32

Munas Alim Ulama PPP, Arwani Thomafi: Kami Akan Bahas Pinjol Hingga RUU Larangan Minol

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:18

Timsel akan Cermati Rekam Jejak Calon Anggota KPU dan Bawaslu Sebelum Disetor ke DPR

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:15

KPK Jebloskan Anak Alex Noerdin ke Rutan selama 20 Hari ke Depan

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 20:55

Selengkapnya