Berita

Pabrik Fukushima Daiichi/Net

Dunia

Bersama Korsel, China Ikut Sesalkan Keputusan Jepang Lanjutkan Rencana Pembuangan Limbah Nuklir Fukushima ke Laut

JUMAT, 27 AGUSTUS 2021 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana pemerintah Jepang untuk melanjutkan pembuangan limbah air yang terkontaminasi dari pembangkit nuklir Fukushima kembali mendapat tentangan keras dari China.

Penentangan China datang setelah sebelumnya seorang pejabat Korea Selatan menyatakan penyesalan yang kuat atas langkah sepihak Jepang untuk melanjutkan rencana pelepasan tanpa konsultasi sebelumnya.

Pemerintah Jepang dan Tokyo Electric Power Company (TEPCO) telah mengumumkan rencana untuk membangun terowongan bawah laut untuk melepaskan air radioaktif ke laut baru-baru ini.


Berbicara pada konferensi pers harian, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan bahwa pihak China telah mencatat tanggapan Korsel dan berbagi keprihatinan yang sama.

"Keputusan melepaskan air yang terkontaminasi nuklir ke laut meskipun ada keraguan dan tentangan di dalam dan luar negeri, adalah hal yang salah. Sekarang malah mengambil jalan yang  lebih salah lagi dengan memajukan persiapannya, baik dari segi kebijakan maupun dari segi teknologi," kata Wang, seperti dikutip dari CGTN, Kamis (26/8).

Menurutnya, keputusan untuk melepaskan air yang terkontaminasi hanya menunjukkan bahwa Jepang tidak memiliki ketulusan dasar dalam memahami keprihatinan semua pihak.

Wang juga mengatakan bahwa Jepang perlu menanggapi seruan masyarakat internasional, negara-negara tetangga, dan juga rakyatnya, dengan sungguh-sungguh.

Dia juga meminta pihak Jepang untuk memenuhi kewajiban internasional dan menghindari memulai pelepasan sebelum mencapai konsensus dengan semua pemangku kepentingan dan organisasi internasional terkait melalui konsultasi penuh.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya