Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

PAN Gabung Koalisi Pemerintah, Ketua PKS: Kekuasaan Itu Cenderung Menyimpang Ketika Semakin Besar!

KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 18:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam lingkaran koalisi partai politik pendukung pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin tak luput dari kritik.

DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) salah satu partai yang mengkritik keputusan PAN bergabung menjadi elite penguasa, dan di sisi yang lain juga mengkritik keputusan Presiden Joko Widodo yang  menerima, meski belum disampaikan secara resmi melalui pernyataan kenegaraan.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengatakan, bergabungnya PAN ke dalam koalisi pemerintah adalah hak prerogatif masing-masing parpol. Hanya saja dia menduga, habitus politik yang tercipta nantinya akan cenderung menyimpang, dan seharusnya menjadi bahan pertimbanganan Zulkifli dkk.


"Perkara PAN gabung koalisi itu hak setiap parpol. Tentu masing-masing punya strategi," kata Mardani dalam keterangan video yang diterima redaksi, Kamis petang (26/8).

"Tapi PKS merasa bahwa power tends to corrupt, kekuasaan itu cenderung menyimpang. Absolute power corrupt absolutely, makin besar kekuasaan makin besar penyimpangannya," imbuhnya menegaskan.

Mardani menyatakan bahwa PKS akan tetap memilih berada di garis seberang koalisi pemerintah alias oposisi. Sebab dengan posisi itu, PKS merasa menjadi kaum rasional yang etis dan logis, dengan tujuan untuk menumbuh kembangkan iklim demokrasi di tanah air, mengingat kini koalisi pemerintah semakin gemuk.

"PKS insyalaah ingin bersama rakyat, melayani rakyat dengan mengontrol kebijakan pemerintah secara kritis dan konstruktif. Insya Allah semuanya untuk membangun negeri," pungkasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu kemarin (25/8) mengumpulkan para petinggi partai politik koalisi pemerintah di Istana Negara. Belum diketahui pasti agenda kegiatan tersebut hingga kini, karena tidak ada keterangan resmi dari pihak Istana.

Para petinggi parpol yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Selain parpol koalisi, partai di luar koalisi yang dalam hal ini Partai Amanat Nasional (PAN) hadir Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Sekjen PAN Eddy Soeparno, Mereka hadir atas undangan Presiden Jokowi ke Istana Negara.

Belum diketahui pasti apa pembahasan dalam pertemuan tersebut. Sebab hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Istana mengenai pertemuan itu.

Beredar kabar, pertemuan tersebut antara lain membahas wacana amandemen UUD 1945 antara parpol koalisi. Bahkan, ada kabar lain menyebutkan PAN bakal mendapatkan jatah Menteri di Kabinet  Indonesia Maju karena sudah merapat ke koalisi pemerintah.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya