Berita

Bintang pop Afghanistan Aryana Sayeed menyalahkan Pakistan karena melatih dan mendanai Taliban/Net

Dunia

Beyonce-nya Afghanistan Tunjuk Hidung Pakistan Karena Danai Taliban

KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 00:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengambilalihan kekuasaan di Afghanistan oleh kelompok militan Taliban membuat geram sejumlah pihak, termasuk bintang pop ternama negara itu, Aryana Sayeed.

Wanita 36 tahun yang dijuluki sebagai "Beyonce-nya Afghanistan" itu berhasil melarikan diri ke setelah Taliban menduduki Kabul pada 15 Agustus lalu.

Di Turki dia lantang menyuarakan kegeramannya atas apa yang tengah terjadi di negaranya. Sayeed menyalahkan Pakistan karena melatih dan mendanai Taliban.


"Saya menyalahkan Pakistan. Selama bertahun-tahun, kami telah melihat video, melihat bukti bahwa Pakistan berada di balik pemberdayaan Taliban," kata Sayeed dalam sebuah wawancara eksklusif dengan media ANI dari lokasi yang dirahasiakan.

Dia mengatakan, militan Taliban sedang diinstruksikan dan dilatih oleh Pakistan. Oleh karena itu, dia mendesak agar ada upaya untuk memotong dana yang mengalir ke Taliban.

"Mereka diinstruksikan oleh Pakistan, pangkalan mereka di Pakistan tempat mereka mendapatkan pelatihan. Saya berharap komunitas internasional, pertama-tama, memotong dana mereka dan tidak menawarkan dana ke Pakistan untuk mendanai Taliban," sambungnya.

Sang diva juga mendesak masyarakat internasional untuk duduk dan mencari solusi untuk membawa perdamaian ke Afghanistan.

"Saya berharap mereka dapat menekan Pakistan. Saya percaya bahwa kita berurusan dengan semua masalah ini di Afghanistan karena Pakistan," tambahnya.

Di sisi lain, Sayeed memuji upaya pembangunan pemerintah India di Afghanistan dan menggambarkan India sebagai "teman sejati". Menurutnya, India selalu berdiri di samping orang-orang Afghanistan di saat mereka membutuhkan.

"Atas nama Afghanistan, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada India dan saya ingin mengucapkan terima kasih. Selama bertahun-tahun kami menyadari bahwa satu-satunya teman baik di lingkungan yang kami miliki adalah, India," ujar Sayeed, seperti dikabarkan ulang India Narrative.

Dalam wawancara yang sama, ia juga mengkritik Amerika Serikat karena telah menghabiskan dua dekade di Afghanistan dan tiba-tiba memutuskan untuk menarik pasukan mereka.

Sayeed pun membuat permohonan kepada komunitas internasional untuk membantu warga negara Afghanistan karena jutaan dari mereka terutama wanita, dan anak-anak tidak pantas mendapatkan kondisi seperti saat ini.

Bukan tanpa alasan Sayeed berbica lantang mengenai kondisi negaranya. Dia telah berada di daftar sasaran Taliban sejak 2015 karena dia melanggar aturan Islam untuk wanita, seperti memasuki stadion untuk bernyanyi serta tidak memakai hijab.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya