Berita

AutoVacc/Net

Dunia

Thailand Kembangkan AutoVacc, Robot yang Dapat Mengekstraksi Lebih Banyak Dosis Vaksin

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 20:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah tipisnya pasukan vaksin Covid-19, Thailand mengembangkan robot yang berfungsi untuk mengefisiensikan dosis yang merek miliki.

Robot bernama AutoVacc itu mampu mengekstraksi 12 dosis vaksin AstraZeneca selama empat menit dari sebuah botol. Sementara secara manual, itu hanya dapat diambil untuk 10 dosis, yang artinya bertambah 20 persen.

Para peneliti di Universitas Chulalongkorn mengembangkan AutoVacc untuk digunakan di pusat vaksinasi universitas, yang dimulai sejak Senin (23/8).


Saat ini, AutoVacc hanya bisa bekerja untuk botol AstraZeneca. Dari labelnya, sebuah botol dapat menyediakan 10-11 dosis.

"Jika kita memiliki AstraZeneca untuk 1 juta orang, mesin ini bisa menambah jumlah dosis menjadi 1,2 juta orang," ujar peneliti utama di Pusat Penelitian Teknik Biomedis Universitas Chulalongkorn, Juthamas Ratanavaraporn, seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya dibutuhkan petugas kesehatan yang terampil dan jarum suntik khusus untuk mengurangi pemborosan dan mengambil hingga 12 dosis per botol.

“Kalau tenaga kesehatan terlalu lelah, kemungkinan human error juga ada, jadi sebaiknya mesin saja yang mengerjakan ini,” tambahnya.

Saat ini para peneliti tengah mengembangkan robot serupa untuk digunakan pada vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Juthamas mengatakan, AutoVacc dihargai 2,5 juta baht atau setara dengan Rp 44 juta (Rp 440/baht), dengan termasuk jarum suntik. Mereka juga berpeluang untuk diekspor.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya