Berita

Presiden Jokowi saat undang Ketum Parpol koalisi dan PAN/Ist

Politik

Diundang Jokowi ke Istana Negara Bersama Parpol Koalisi, PAN Masuk Kabinet?

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 20:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore tadi, Rabu (25/8) mengumpulkan para petinggi partai politik koalisi pemerintah di Istana Negara. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pertemuan para Ketum Parpol koalisi untuk membicarakan penanganan pandemi Covid-19.

Yang menarik perhatian adalah turut bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) dalam pertemuan itu. Mengingat saat Pilpres 2019 lalu PAN bukan bagian dari koalisi pendukung Jokowi.

Jelang penyusunan formasi kabinet, PAN selalu digadang-gadang turut menjadi partai koalisi di Kabinet Indonesia Maju. Meski demikian, sampai sekarang belum ada tanda PAN akan membantu Jokowi di pemerintahan.


Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eddy Soeparno membenarkan bahwa ia bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan turut menghadiri undangan dari Presiden Jokowi.

"Pak Zul (Zulkifli Hasan) dan saya turut diundang dalam pertemuan sore tadi di Istana," kata Eddy Soeparno kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu, Rabu (25/8).

Saat ditanya lebih jauh mengenai pembahasan dalam agenda di Istana Negara bersama Presiden Jokowi, Eddy belum memberikan keterangan terkait hal tersebut.

Termasuk mengenai kabar yang beredar bahwa bakal ada wacana reshuffle Kabinet Indonesia Maju dan PAN bakal diajak gabung kabinet, Eddy belum menjawab pertanyaan yang dilayangkan redaksi melalui pesan singkat.

Demikian juga terkait sikap PAN bakal menerima jika ditawari masuk kabinet dan siapa yang akan didelegasikan, Eddy Soeparno belum memberikan jawaban.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang turut hadir dalam pertemuan di Istana Negara bersama petinggi parpol koalisi Gerindra, Golkar, PKB, Nasdem, PPP, menyambut baik petinggi PAN yang juga diundang Jokowi.

"Kehadiran Pak Zulkifli Hasan dan Bung Eddy Soeparno selaku Ketua Umum dan Sekjen PAN semakin membuktikan bagaimana gotong royong dikedepankan dan kehadiran. Beliau memberikan energi positif bagi konsolidasi pemerintahan Presiden Jokowi dan KH  Ma’ruf Amin yang sangat penting di tengah Pandemi," kata Hasto dalam keterangannya.

"Dari dialog antar ketum Parpol dengan Presiden Jokowi selain memperkuat optimisme juga merupakan tradisi baik dalam demokrasi Pancasila," imbuhnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya